Ini Kronologis Fikri Habisi Nyawah Hernila Dan Pelariannya Hingga Akhirnya Berhasil Diringkus Polres Pagaralam.

 

PAGARALAM ONLINE – Keluarga almarhuma Hernila (42) korban pembunuhan sadis yang mayatnya ditemukan warga di areal perkebunan kopi desa Tanjung Aro Kecamatan Pagaralam Utara pada Juni 2019 lalu sekarang bisa sedikit bernafas legah.Pasalnya pelaku pembunuhan ibu rumah tangga tersebut berhasil diringkus jajaran Polres Pagaralam setelah sempat 5 bulan buron.

Dalam press release yang diadakan Polres Pagaralam yang dipimpin langsung oleh AKBP Dolly Gumara SIK MH didampingi Kompol Tri Wahyudi dan Iptu Acep Yuli Sahara SH terungkap sadisnya pelaku Fikri menghabisi nyawa perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai pengepul sayur mayur ini.

Diterangkan AKBP Dolly Gumara selaku Kapolres Pagaralam pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya oleh pelaku sehingga hukuman berat sudah dipastikan akan diterimah oleh pelaku lantaran kejahatannya.

Lanjut AKBP Dolly, sebelum melakukan pembunuhan sadis tersebut antara korban dan pelaku sempat berkomunikasi via telepon genggam untuk mengadakan pertemuan.

Berikut ringkasan kronologis pembunuhan korban Hernila oleh pelaku Fikri.

MOTIF HUTANG PIUTANG.

Soal motif terjadinya pembunuhan sadis ini lanjut AKBP Dolly Gumara. Alibi pelaku didasari atas emosinya kepada korban yang tersangkut hutang piutang sebesar 500 ribu rupiah dimana pelaku gelap mata lantaran korban ingkar janji untuk membayar hutang tersebut sehingga memutuskan untuk membunuh korban Hernila.

BERTEMU DI PINGGIR JALAN LALU DIBAWA KEKEBUN KOPI.

Didepan awak media Kapolres Pagaralam AKBP Dolly memaparkan kronologis pelaku Fikri yang menurut cacatan kepolisian adalah warga desa Manggilan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang tersebut menghabisi nyawa korban Hernila.Dimana usai berkomunikasi via telepon genggam untuk janji bertemu dikawasan simpang desa Tanjung Aro, korban Hernila yang datang membawa sepeda motor lalu diajak ke areal perkebunan kopi warga dan terjadi cekcok mulut antara pelaku dan korban pasal hutang piutang tersebut lalu pelaku yang emosi menganiaya korban dengan memukulinya hingga pingsan kemudian menyeretnya kedekat rawa-rawa dan seketika menggorok leher korban menggunakan pisau yang sebelumnya telah dipersiapkannya (pelaku_red).

Usai melakukan pembunuhan,pelaku kemudian membuang pisau tersebut dan membawa lari sepeda motor korban dan menemui rekan pelaku yakni Jhon Heri yang tertangkap duluan dan telah di vonis penjara 1,5 tahun oleh Pengadilan Negeri kota Pagaralam.

DIPUKULI BERKALI-KALI HINGGA PINGSAN LALU DIGOROK.

Pembunuhan ini dapat dikategorikan sadis sebab berdasarkan press release Polres Pagaralam kepada awak media,sebelum dibunuh dengan cara digorok dibagian leher menggunakan pisau,pelaku sebelumnya sempat memukuli korban berulang ulang hingga pingsan lalu mayatnya dibuang ditengah rawa diareal perkebunan kopi.

MEMBUANG PISAU DAN MOTOR KORBAN DIBAKAR SEBAGAI UPAYA MENGHILANGKAN BARANG BUKTI.

Dilanjutkan AKBP Dolly,diduga untuk menghilangkan barang bukti kejahatannya usai membunuh korban Hernila lalu pelaku Fikri membawa sepeda motor korban yang dibawah jok motornya terdapat 1 unit hp untuk dibakar namun oleh pelaku Jhon Heri hp milik korban malah dijual keorang lain tapi sepeda motor korban tetap dibakar.

BURON KE JABUNG PROVINSI LAMPUNG.

Khawatir aksinya ketahuan lanjut AKBP Dolly.Usai membunuh dan membuang jasad Hernila ditengah kebun kopi serta membakar harta korban dan yakin tidak ada lagi petunjuk yang mengarah kepadanya.Pelaku Fikri melarikan diri dan bersembunyi di Jabung Provinsi Lampung kurang lebih selama 5 bulan sebelum akhirnya berhasil diringkus jajaran Polres Pagaralam.

BERHASIL DIRINGKUS BERKAT PELACAKAN HP KORBAN.

Upaya keras jajaran Polres Pagaralam untuk menguak kasus pembunuhan sadis ini setahap demi setahap membuahkan hasil.Dari pelacakan nomor hp korban Hernila terang AKBP Dolly pihak Polres Pagaralam berhasil mengidenfikasi penada harta korban tersebut dan menangkap pelaku Jhon Heri.

Lalu dari keterangan pelaku Jhon Heri didapat keterangan siapa sebenarnya pelaku pembunuhan sadis ini.

MASYARAKAT MENGAPRESIASI KINERJA POLRES PAGARALAM.

Tak cuma keluarga korban Hernila yang bisa sedikit legah dengan telah tertangkapnya pelaku pembunuhan sadis ini.Masyarakat kota Pagaralam pun ikut mengapresiasi kinerja jajaran Polres Pagaralam yang telah bekerja keras untuk mengungkap kasus yang mendapat perhatian warga ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Pagaralam yang telah berhasil mengunhkap kasus ini,”ucap Yuda salah seorang warga kota (21/11).

 

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.