Idaman Makin Kuat, Golkar Resmi Mendukung

JAKARTA- Partai Golkar resmi mendukung pasangan Hj. Ida Fitriati Basjuni – Armansyah (Idaman) sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam dalam Pilkada 2018 mendatang. Dukungan Partai Golkar tersebut ditandai dengan terbitkan SK DPP Partai Golkar No : R-579/Golkar/XII/2017 , tertanggal 28 Desember 2017, tentang persetujuan pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pagaralam.
SK dukungan Partai Golkar yang ditandatangi Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jendral Idrus Marham tersebut, diterima Hj. Ida Fitriati Basjuni di kantor DPP Partai Golkar, Slipi , Jakarta, Jumat (5/1).
“Alhamdulillah,akhirnya yang sudah lama kami tunggu-tunggu datang juga. Sebenarnya dukungan Partai Golkar sudah cukup lama disampaikan kepada kami, namun Sknya baru saja diterima hari ini,’’kata Ida Fitriati yang dihubungi Pagaralam Online via telepon, usai menerima SK tersebut.
Selain SK DPP Partai Golkar, pasangan Idaman juga masih menunggu SK DPP PDIP yang menurut informasi akan disampaikan besok, Sabtu (6/1) di kantor DPP PDIP Jakarta. “Insyaa Allah berjalan lancar,’ ujar walikota petahana itu.
Seperti diketahui, dalam Pilkada Kota Pagaralam 2018, pasangan Idaman akan diusung dan didukung enam partai politik, yaitu Partai Golkar (3 kursi), PDIP (3 kursi), PBB (3 kursi), Hanura ( 2 kursi), PPP dan Perindo. Dijadwalkan pasangan Idaman akan mendafar ke KPUD Pagaralam, Senin 8 Januari 2018.

Berbagai kalangan menilai dan survey membuktikan, sampai saat ini pasangan Idaman merupakan pasangan terkuat dalam Pilkada Kota Pagaralam  yangakan digelar 27 Juni 2018 mendatang. Sebagai walikota petahana, Ida Fitriati dinilai sukses membangun Pagaralam dengan tingkat kepuasan masyarakat diatas 65 persen.

“Dari dulu Kota Pagaralam adalah basis Partai Golkar, sehingga pasangan Idaman yang didukung Partai Golkar makin kuat. Apalagi ditambah dukungan PDIP yang dikenal memiliki kader-kader militan dan dukungan PBB, Hanura, PPP dan Perindo yang meskipun partai baru namun mempunyai organisasi partai yang solid dan rapi,” papar pengamat politik Sumsel,  Arief Ardiansyah MSi.

Related posts

Leave a Comment