Hj Ida : Hikayat Bercerita,Suku Besemah Dan Suku Jawa Adalah Saudara

PAGARALAM ONLINE- Sudah sejak dulu wilayah kota Pagaralam di huni oleh berbagai etnis suku bangsa maupun ras yang hidup secara berdampingan membaur dan saling menjaga toleransi.

Tak terkecuali suku Jawa yang lama mendiami wilayah kota Pagaralam baik yang sengaja datang dan bermukim ataupun karena keterikatan perkawinan dengan suku asli Besemah.

Untuk itu,beberapa waktu yang lalu walikota Hj Ida Fitriati menyambangi Kampung Swakarya Kelurahan Sukorejo untuk bersilaturahmi dengan warga suku Jawa yang berdomisili dikawasan itu,serta untuk berdialog tentang apa apa yang menjadi kendala mereka terutama dalam mengembangkan dan melestarikan budaya Jawa semisal kesenian Kuda Kepang yang sering dijadikan hiburan rakyat setempat.

“Sengaja saya datang ke Kampung Swakarya ini untuk bersilatuhami dengan saudara-saudara kita dari suku Jawa yang sudah lama berdiam disini untuk berdialog tentang pengembangan kesenian semacam Kuda Kepang yang sepertinya belum banyak ditampilkan,”ujar wako kepada awak media.

Lanjut Hj Ida,hubungan kekerabatan antara suku Besemah dan suku Jawa ini,sebenarnya sudah ada jaoh sebelum bangsa Indonesia berdiri.Bahkan sebagian meyakini bahwa baik suku Besemah maupun suku Jawa sebenarnya adalah saudara sedarah terbukti dengan adanya beberapa ucapan atau kata-kata sehari hari yang sama persis.

Seperti pengucapan kata “Buri” yang baik orang suku Besemah atau suku Jawa mengartikan sebagai kata “Belakang”.Atau juga pengucapan kata “Mungga” yang sama sama mengandung arti “Menanjak” atau “Naik”.

“Berdasarkan penelitian maupun cerita hikayat,memang antara suku Besemah dan suku Jawa ini ternyata ada kekerabatan bahkan mungkin saja kita ini adalah saudara sedarah.Terbukti dengan adanya pengucapan kata yang sama persis seperti kata Buri ataupun Mungga,”jelasnya.
.
Sebagai bentuk perhatian dan agar jalinan kekerabatan terus terjaga.Ditempat itu Walikota Hj Ida Fitriati memberikan bantuan berupa alat-alat kesenian Kuda Kepang kepada sanggar Kuda Kepang Turonggo Jati,agar kesenian ini tetap terjaga dan lestari.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita pemerintah terhadap pelestarian kesenian tradisional daerah terutama seni Kuda Kepang agar terus lestari dan terjaga,dan bukan hanya kesenian tradisional Kuda Kepang saja yang kita bantu,tapi seluruh kesenian milik saudara saudara kita yang tinggal di Pagaralam semuahnya akan kita perhatikan,seperti kesenian suku Minang,Palembang atau lainnya.Karena semuah adalah kesenian Bangsa Indonesia,”ungkap Hj Ida yang diketahui akan kembali mencalonkan diri memimpin Pagaralam 5 tahun kedepan.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.