Hindari Konflik Pembebasan Lahan,Pentingkan Azaz Musyawarah Mufakat

PAGARALAM ONLINE – Pembangunan disuatu daerah sejatinya di tujukan semata-matanya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Dan dalam prosesnya suatu pembangunan membutuhkan dukungan warga dalam bentuk semisal hibah atau melalui proses ganti rugi lahan.

Namun kadang,ada saja kendala yang ditemui pemerintah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan lantaran adanya selisih pemahaman antara warga dan pemerintah daerah soal ganti rugi lahan untuk kepentingan pembangunan.

Mengantisipasi adanya kendala serta sumbatan komunikasi antara pemerintah dan warga.Dinas Perumahan,Pemukiman,Kawasan dan Pertanahan kota Pagaralam selalu mengedepankan azaz musyawarah untuk mufakat mengenai pembebasan maupun ganti rugi lahan.Sehingga sedapat mungkin tidak terjadi penolakan maupun permasalahan saat pembangunan mulai dijalankan.Misal untuk kepentingan pembangunan jalan atau irigasi.Sebelum dilaksanakan pembangunannnya,dinas Perumahan,Pemukiman,Kawasan dan Pertanahan akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu tentang rencana pembangunan sekaligus bermusyawarah tentang rencana pembebasan lahan.

“Dalam melakukan pembebasan lahan,kita selalu mengedepankan azaz musyawarah untuk mufakat agar proses pembangunan bisa berjalan lancar dan tidak terjadi konflik,”ujar Parliansyah ST melalui Kabid Pertanahan Fitra Adriansyah STTP (13/6)

Kemudian untuk memecahkan persoalan ataupun konflik yang mungkin saja terjadi antara pemerintah dengan warga terkait persoalan pertanahan dan pembebaan lahan lanjut Fitra.Pihaknya sudah menyiapkan konsultan hukum yang menjadi wadah serta saluran bagi warga yang ingin bertanya atau menyampaikan permasalahannya terkait proses pembangunan itu.

“Kami juga sedang menyiapkan konsultan hukum sebagi wadah bagi warga yang ingin menyampaikan persoalan yang mungkin saja timbul sebelum atau saat proses pembangunan berjalan,”pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.