EKONOMIHEADLINENASIONALPEMERINTAHANPOLITIK

Herman Deru Akan Dirikan BUMD Agro Sumsel

PALEMBANG—Ide brilian disampaikan calon Gubernur Sumsel nomor urut 1, H. Herman Deru (HD). Dihadapan ratusan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Sumsel, Minggu (18/3), Herman Deru menyampaikan keinginannya mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang khusus membidangi masalah pertanian. BUMD tersebut akan dinamai BUMD Agro Sumsel.

“Jika rakyat Sumsel mempercayai HDMY untuk memimpin Sumsel, maka salah satu program strategis yang akan kami lakukan adalah mendirikan BUMD Agro Sumsel. BUMD ini khusus mengurusi komoditas pertanian di Sumsel. Saya yakin bila dikelola dengan baik, BUMD Agro Sumsel nanti akan sama majunya dengan Bank Sumsel Babel,’’ papar Herman Deru di kediamannya, Minggu (18/3).

Menurut HD, BUMD Agro Sumsel ini bertujuan antara lain menjaga stabilitas harga sembako dan komoditas pertanian dan perkebunan lainnya yang sangat mempengaruhi hajat hidup petani Sumsel, misalnya karet, kopi dan kelapa sawit.

Baca Juga  HUT Ke 16 Pagaralam Jadi Momentum Memajukan Kota

“Keberadaan BUMD Agro Sumsel itu nanti diharapkan dapat ikut mengendalikan atau stabilator harga-harga kebutuhan pokok, seperti beras, terigu, minyak goreng dan lainnya serta harga karet dan kopi yang selama ini dikendalikan tengkulak dan pasar bebas,’’ tegas HD.

Pengalamannya 10 tahun menjadi Bupati OKU Timur, kata Herman Deru, sudah cukup memberikan pengetahuan dan pengalaman bagaimana peran Pemda mengendalikan harga beras . Sehingga petani tidak terus dihantui dengan harga anjlok ketika musim panen tiba. Disebutkan, ketika memimpin OKUT, setiap tahun APBD mengalokasikan sekitar Rp 20 miliar untuk membeli beras langsung dari tangan petani.
“Saya yakin keberadaan BUMD Agro Sumsel ini nanti akan dapat menolong petani dan masyarakat Sumsel pada umumnya,’’ papar Ketua Forum Daerah Penghasil Pangan ini.

Menurut HD, gagasannya untuk mendirikan BUMD Agro Sumsel ini sudah dibahas secara mendalam dengan sejumlah pakar pertanian, KTNA dan asosiasi pedagang sembako di Palembang. Prinsipnya kalangan pakar, pedagang dan petani sangat mendukung dan mengharapkan adanya BUMD milik Pemprov Sumsel yang khusus menangangi komoditas pertanian tersebut.

Baca Juga  Begini Cara Warga Dusun Pagaralam Atasi Masalah Sampah.

“Insyaa Allah ini gagasan ini sudah matang,’’ ujar HD.

HD mengungkapkan, beberapa provinsi lainnya memang terlebih dahulu sudah mendirikan BUMD di bidang pertanian tersebut, antara lain Pemprov Jawa Timur. Hasilnya, BUMD yang dikelola secara profesional tersebut berjalan dengan baik serta telah mampu menghasillan untung ratusan miliar rupiah dalam jangka hanya beberapa tahun.

“Dan yang terpenting keberadaan BUMD pertanian tersebut telah banyak membantu petani dan masyarakat lainnya lantaran harga dan pasokan barang yang stabil,’’ ujar cagub yang diusung PAN, NasDem dan Partai Hanura ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close