HD : “Beradaan Rumah Tahfiz Bebaskan Generasi Dari Buta Alquran”

 

PALEMBANG – Keberadaan Rumah Tahfidz diharapkan dapat menjadi sarana dalam menekan angka buta aksara Qur’an dan menjadikan generasi mendatang menjadi geberasi yang cinta Al-Qur’an.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dalam sambutannya saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Quran Kaffah Al-Mundzirin dan Rumah Tahfidz yang terletak di Jalan Lebak Murni Kecamatan Sako Palembang, Minggu (3/11) pagi.

“Program Rumah Tahfidz ini menjadi program Pemprov. Sumsel tujuannya untuk mencetak generasi unggul dan cinta Qur’an,” tegas Herman Deru.

Dalam kesempatan itu Gubernur yang juga dikenal dengan gelar Bapak Rumah Tahfidz ini selain meletakan batu pertama Pembangunan Ponpes dan Rumah Tahfidz,  menghadiri wisuda Tahfidz II kategori 1-5 Juz yang mengangkat tema “Hidup Mulia Bersama Al-Quran”.

“Saya berikan apresiasi kepada para pengurus Ponpes  karena hari ini tidak hanya meletakan pembangunan Ponpes tapi juga pembangunan Rumah Tahfidz,” tambahnya.

Sebagai Gubernur yang dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Provinsi Sumsel, dirinya tak henti-hentinya untuk mensosialisasikan pentingnya keberadaan Rumah Tahfidz, tidak lain tujuan adanya agar anak-anak terbebas dari buta Alquran.

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.