HEADLINENASIONALPEMERINTAHANPOLITIK

Giri Ramanda Keimas: Pilkada Nanti Jangan Mau Mati Konyol

PAGARALAM ONLINE – Sebagai partai pemenang pemilu,Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDIP) tentu saja ingin terus menjadi motor penggerak pembangunan di segala bidang,diantaranya dengan cara menyerap aspirasi rakyat di segala lini,serta mampu membangun kader-kader partai yang mumpuni serta berkarakter demi tercapainya cita-cita partai.

Dalam kata sambutannya saat membuka pendidikan dasar kader partai,Ketua DPD PDIP Sumatera Selatan Giri Ramanda Keimas,menyampaikan bahwa pendidikan azaz partai sangat penting untuk menumbuhkan kader yang militan dan sanggup membesarkan nama partai,termasuk dalam hal memenangkan berbagai level pemilihan umum termasuk Pilkada kota Pagaralam.

Namun Giri yang juga menjabat ketua DPRD Provinsi juga tak ingin partainya gegabah dalam mengambil sikap ataupun keputusan soal siapa yang akan di usung partainya pada saatnya nanti.Dimana semuahnya itu harus melalui mekanisme yang jelas serta mempertimbangkan penilaian serta track record personal orang akan di usung ataupun di dukung.

Baca Juga  Ini Jawaban Dedi Fahrizal Soal Hutang Ke Besh Hotel

“Pilkada mendatang jangan mau mati konyol,kalau survey saja masih di bawah 50 persent jangan maju,”ujarnya saya membuka diklat pendidikan kader PDIP se-Sumsel yang di pusatkan di Balai Kota Pagaralam,Jumat (24/03/2017)

Khusus untuk Pilkada kota Pagaralam Juni 2018 mendatang,lanjut Giri,partainya masih membuka peluang komunikasi politik dengan partai lain,asal searah dan senafas demi perjuangan kemakmuran rakyat Pagaralam,walaupun di sepanduk ada tulisan Wumisa yang notabene anggota dewan daerah dari partainya dan berniat ikut bertarung dalam Pilkada,namun hal itu belum bisa dianggap kepastian bahwa PDIP akan mengusung Wumisa,sebab semuah tergantung hasil survey serta mekanisme kepartaian.Namun dirinya juga membuka peluang bagi siapapun kader yang ingin mencalonkan diri baik untuk Pilkada Bupati,Walikota atau lainnya,asalkan memenuhi syarat.

Baca Juga  Para Pencari Kerja Kecewa Situs SSCN.BKN.GO.ID Sukar Diakses

“Walaupun ada tulisan besar di depan Wumisa bakal calon walikota,itu belum pasti,sebab mesti lewat mekanisme penilaian partai dulu,demikian juga saya.Dimana dalam mengusung seseorang,kita harus menilai tingkat kesukaan masyarakat dan tingkat kepuasan warga soal kinerja yang sudah di lakukan,misal saja kalau tingkat kepuasan warga terhadap Incumbent mencapai 75 persent,maka baik-baikla dengan incumbent,tapi kalau di bawah 50 persent siap-siap ikut bertarung dan kita juga masih membuka pintu komunikasi dengan rekan-rekan dari partai lainnya untuk mendiskusikan hal tersebut,”tegasnya.

Dimana di ketahui,walaupun gelaran Pilkada kota Pagaralam masih terhitung setahun lagi,namun saat ini dinamika politik di tanah Besemah ini cukup dinamis.Berbagai nama bakal calon walikota bermunculan untuk menarik perhatian serta opini warga,diantara Hj.Ida Fitriati,Novirza SE,Ir Gunawan,Hermanto alias Kew serta beberapa nama lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close