Geram dan Marah,Keluarga Ponia Dan Selvi Histeris Lihat Cara Tika Cs Bunuh Keluarga Mereka.

PAGARALAM ONLINE – Saat rekonstruki pembunuhan oleh Tika Herli,Jefri dan Riko terhadap Ponia dan Selvi pada Rabu kemarin,tak sedikit keluarga serta kerabat korban ikut menyaksikan kegiatan itu.

Dengan raut wajah geram bercampur sedih mereka penasaran ingin melihat langsung bagaimana kejinya Tika Cs menghabisi nyawa keluarga mereka.

Pantuan Pagaralam Online kemarin, rekonstruksi terpaksa alihkan ke lokasi dengan pertimbangan keamanan oleh Polres Pagaralam.

Saat para tersangka tiba di lokasi pertama rekonstruksi,keluarga serta kerabat Ponia dan Selvi langsung meneriaki para tersangka dengan umpatan dan cacian serta berusaha menyerang kendaraan yang membawa para tersangka ini.

“Iblis betina,kami minta mereka di hukum mati,nyawa harus di bayar nyawa,”teriak mereka

Sementara itu pihak keamanan melihat kondisi ini semakin memperketat pengawalan kegiatan rekonstruksi kawatir terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Tika Herli Dengan Mimik Wajah Tenang Peragakan Semua Adegan.

Dalam rekonstruksi tersebut sebanyak 26 adegan di peragakan oleh para tersangka yakni Tika Herli,Jefri dan Riko dimana dalam rekonstruksi kejadian pembunuhan yang sangat menyita perhatian warga kota Pagaralam ini,tergambar jelas bagaimana para tersangka mulai dari perencanaan pembunuhan hingga mereka melakukan eksekusi terhadap para korbannya.

Yang cukup menyita perhatian adalah sikap tenang Tika Herli,wanita yang di duga kuat sebagai otak pembunuhan sadis ini.Dimana selama memperagakan adegan demi adegan pembunuhan yang di lakoninya bersama dua rekannya yakni Jefri dan Riko,Tika Herli tampak bersikap sangat tenang dan tidak terlihat raut wajah tertekan atau sedih.

Kepada awak media,pihak Polres Pagaralam menjelaskan bahwa giat rekonstruksi ini adalah untuk melengkapi berkas para tersangka sebelum di bawa ke pengadilan,dimana pasal yang di kenakan kepada tersangka ini adalah pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati dan atau penjara seumur hidup.

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.