Festival Besemah Heritage,Buk Ida: Pak Dwi Lok Ini Carenye Ngiroh Kawe

PAGARALAM ONLINE – Upaya pelestarian budaya asli Pagaralam yang bertajuk Besemah Heritage yang digagas oleh para penggiat dan pecinta budaya lokal dan di pusatkan di dusun Pelangkenidai Dempo Tengah cukup membuat takjub masyarakat.

Festival budaya yang digelar sejak 29 hingga 31 Desember ini bertujuan mengangkat kembali nilai serta estetika budaya lokal Besemah yang merupakan suku asli yang mendiami beberapa kawasan di seputaran gunung Dempo ini diantaranya dengan menggelar upacara “ziara puyang” serta beberapa kegiatan lain yang seluruhnya mengenai proses dalam menggelar upacara adat yang kini sudah banyak terlupakan.

Seperti yang dilakukan oleh walikota Hj Ida Fitriati,di hari kedua pagelaran festival Besemah Heritage,Buk Ida panggilan akrab walikota ini berkesempatan mengajarkan kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono Sik cara memproses biji kopi hingga menjadi bubuk kopi siap hidang dengan cara tradisional

“Lok ini nah carenye ngiroh kawe pak kapolres”ucap buk Ida dalam dialeg Besemah sembari mengajarkan AKBP Dwi caranya menggoreng biji kopi menggunakan wajan dan kayu bakar kemudian ditumbuk menggunakan lesung tradisional yang terbuat dari batang pohon keras.

Informasi yang didapat,pemilihan dusun Pelangkenidai Kecamatan Dempo Tengah sebagai pusat kegiatan festival Besemah Heritage lantaran lokasi ini masih banyak menyimpan situs-situs sejarah diantaranya “huma bahi” alias rumah tradisional asli suku Besemah yang sudah berumur ratusan tahun namun kondisinya masih sangat terawat bahkan masih dihuni oleh pemiliknya yang bejejer rapi sesuai dengan aturan pembuatan rumah tinggal zaman dahulu.

Kepada Pagaralam Online,walikota Hj Ida Fitriati mengapresiasi ide serta gagasan oleh para penggiat budaya terutama generasi muda yang masih peduli dengan identitas budaya aslinya dengan mengadakan berbagai kegiatan pelestarian budaya diantaranya festival Besemah Heritage yang mengangakat kembali nilai-nilai serta estetika budaya suku asli Besemah serta makna dan sejarah yang terkandung didalamnya.

“Kemajuan zaman serta teknologi jangan sampai mengkikis identitas kita sebagai orang besemah,dan kita wajib bangga dengan itu,”ujarnya (30/12)

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment