Euporia Kaum Legislator Tanah Besemah

PAGARALAM ONLINE – Penomena munculnya figur-figur legislator alias anggota DPRD yang ikut “nyalon” pilkada serentak juni 2018 mendatang.Menimbulkan banyak pertanyaan di tataran warga Pagaralam.

Bukan hanya pertanyaan.Kemunculan kaum legislator jelang pilkada ini malah menimbulkan kebingungan warga.

Pertanyaan warga adalah “Ada apa ini?”.

Berkaca pada pilkada walikota dan wakil walikota tahun 2013 lalu.Hanya ada sosok Alfian SH figur legislator Pagaralam yang ikut pertarungan walaupun berujung kekalahan dari pasangan Hj Ida Fitriati dan Novirzah SE.

Tahun ini,sejumlah nama legislator Pagaralam bermunculan bak jamur di musim hujan.Sebut saja Kasno Fandri legislator wakil partai PKP Indonesia,kemudian ada nama Juliansyah SE dari partai Hanura,Deddy Stanza dari partai Grindra,Fadli wakil Nasdem,Nanto Ciken dan Alfian SH dari PKB,Yumisa dari PDIP serta Ruslan Abdulgani dari Golkar.

Pertanyaan yang cukup menggelitik adalah,bahwa sebagian besar dari mereka kaum legislator ini berencana mencalonkan diri sebagai wakil walikota dan mengambil form penjaringan di beberapa partai bahkan di partai sendiri walaupun mereka berstatus kader internal.Dari sekian nama dan figur bakal calon walikota lantas figur mana dan siapa yang akan jadi pasangannya mereka nanti atau tertarik untuk menjalin koalisi personal antar figur?

Pertanyaan besarnya lagi adalah apakah yang menahan mereka untuk tidak mencalonkan diri sebagai walikota?

Sebagian masyarakat ada yang meragukan keseriusan kaum legislator ini,namun sebagian lain percaya dengan berbagai alasan.

Terlepas dari keinginan,rencana,niat atau misi kaum legislator ini ikut meramaikan pilkada serentak nanti.Masyarakat harus bijak dan cerdas dalam menentukan pilihan yang akan mereka tanggung bersama akibatnya untuk priode lima tahun berikutnya.(editorial redaksi pagaralam online)

 

 

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.