ESP & SO Bersatu, HDMY Makin Menguat

PALEMBANG- Bergabunglah sejumlah tokoh sentral di Sumsel untuk mendukung pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya (HDMY) dipastikan akan mendongkrak pasangan yang didukung Partai Nasdem, PAN dan Hanura tersebut. Apalagi tokoh sekelas mantan Gubernur Sumsel, Syahrial Oesman (SO) dan mantan Walikota Palembang, Eddy Santana Putra (ESP) yang sudah terang-terangan akan mendukung pasangan HDMY.

“SO dan ESP adalah tokoh yang pengaruhnya di Sumsel masih cukup besar dan pendukungnya masih banyak. Hal itu tercermin dari hasil survey dimana elektabilitas SO dan ESP masih cukup tinggi,’’ ujar Direktur Forum Sekolah Demokrasi Sumsel, Ardiansyah Chaniago kepada wartawan, Selasa (29/1).

Namun, kata Ardiansyah, ketokohan SO dan ESP tersebut, tidak akan maksimal menambah elektoral terhadap pasangan HDMY jika tidak diaktivasi atau digerakkan. Oleh karena itu, tim pemenangan HDMY harus bergerak cepat dan cerdas dalam merancang strategi membuat panggung-panggung politik bagi SO dan ESP .

“Secara matematika politik, dukungan SO dan ESP pasti mempunyai insentif elektoral (penambahan suara) bagi pasangan HDMY. Dugaan saya pengaruh SO dan ESP  akan menyumbang hingga 10 sampai 15 persen. Angka itu sangat meyakinkan kemenangan HDMY dalam Pilgub Juni 2018 mendatang,’’ tegas peneliti sosial politik ini.

Selain akan menambah elektoral, jelas Ardiansyah Chaniago, bergabungnya SO dan ESP akan mengentalkan branding HDMY sebagai pemimpin yang sudah matang dan berpengalaman. Mengingat kolaborasi keempat tokoh tersebut, yaitu HD-MY, SO dan ESP sudah sama-sama pernah menjadi kepala daerah yang dikenal sukses dan berprestasi. Apalagi selama mereka menjabat,  keempat tokoh tersebut dikenal dengan kebijakan-kebijakannya yang pro rakyat.

“Kolaborasi 4 tokoh sukses ini akan sangat mempengaruhi hasil Pilgub Sumsel 2018 mendatang.  Ini sangat menguntungkan pasangan HDMY,’’ ujarnya.

Selain itu, tambah Ardiansyah, secara geopolitik, konstalasi 4 pasang dalam Pilgub Sumsel 2018 ini juga menguntungkan pasangan HDMY. Mengingat basis-basis suara HDMY, yaitu OKU Raya  (OKUT, OKU dan OKUS) ditambah OKI, OI, Prabumulih, Muaraenim dan Palembang akan solid.

“Dugaan saya Pilgub Sumsel yang tinggal 5 bulan lagi ini tidak akan berubah banyak dari hasil survey  Desember 2017 lalu. Mengingat pergerakan-pergerakan politik para pasangan calon tidak akan bisa terlalu masiv karena sudah dibatasi oleh peraturan KPU. Praktis hanya menyisakan waktu kampanye yang hanya sekitar 2 bulan saja,’’ ujarnya.

 

 

Related posts

Leave a Comment