ESP Bantah Dukung Dodi –Giri. Itu Berita  Hoax

PALEMBANG—Mantan Walikota Palembang yang juga tokoh senior PDIP , Eddy Santana Putra (ESP) membantah pemberitaan yang menyebutkan dirinya telah berbalik arah dari sebelumnya mendukung pasangan Herman Deru- Mawardi Yahya (HDMY) menjadi mendukung pasangan Dodi Reza Alex –Dodi Giri Kiemas.

“Itu berita hoax. Iyo itu berita bohong,’’ tegas ESP ketika dimintaai tanggapan soal pemberitaan sebuah media online Palembang.

 ESP yang mantan Ketua DPD PDIP Sumsel ini juga membantah dengan tegas informasi bahwa dirinya sudah dapat konpensasi dari Dodi-Giri agar berbalik mendukung pasangan nomor 4 tersebut. “Hoax,’’ itu tegasnya ketika dihubungi melalui whatsapp.

 Hilman Effendi, salah satu teman dekat ESP, mengungkapkan, ESP adalah sosok yang teguh pendirian dan memegang prinsip yang kokoh. Sekali dia bersikap, maka sikapnya tersebut akan tetap dipegang dan dipertahankan.

 “Saya mengenal ESP. Beliau adalah tokoh yang tidak mencla mencle. Sekali A akan tetap A,’’ tegas mantan politisi Partai Golkar ini.

 Sejumlah kalangan menilai, berita hoax tentang ESP mendukung Dodi-Giri tersebut sengaja dimanipulasi pihak tertentu untuk mengelabui dan menggiring opini masyarakat Sumsel seolah-olah ESP tidak lagi mendukung HDMY.

“Mereka lupa bahwa di Palembang sangat mudah wartawan untuk mengkonfirmasi kebenaran suatu berita. Sehingga kebohongan mereka akhirnya terbongkar. Ini snagat blunder bagi mereka yang mengharapkan keuntungan dari berita hoax tersebut. Ini kesalahan fatal tim mereka yang tidak cerdas,’’ ujar Imron S, pemerhati komunikasi politik di Sumsel.

 Seperti diberitakan SuaraSumselNews , ketokohan ESP dan Syahrial Oesman (SO) bakal menyumbang kemenangan bagi Herman Deru-Mawardi Yahya (HD-MY). Dan dipastikan akan mendongkrak pasangan yang didukung NasDEM, PAN dan Hanura tersebut.

Pasalnya tokoh sekelas mantan Gubernur Sumsel, H Syahrial Oesman (SO) dan mantan Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra (ESP) yang terang-terangan akan mendukung pasangan HD-MY.

“SO dan ESP adalah tokoh yang pengaruhnya di Sumsel sangat besar dan pendukungnya masih banyak. Hal itu tercermin dari hasil survey, dimana elektabilitas SO dan ESP cukup tinggi,’’ ujar Direktur Forum Sekolah Demokrasi Sumsel, Ardiansyah Chaniago kepada wartawan, Selasa kemarin.

Namun, kata Ardiansyah, ketokohan SO dan ESP tersebut, tidak akan maksimal menambah elektoral terhadap pasangan HD-MY, jika tak diaktivasi atau digerakkan. Oleh karena itu, tim pemenangan HD-MY harus bergerak cepat dan cerdas dalam merancang strategi membuat panggung-panggung politik bagi SO dan ESP.

Secara matematika politik, dukungan SO dan ESP pasti mempunyai insentif elektoral (penambahan suara) bagi pasangan HD-MY. Dugaan saya pengaruh SO dan ESP  akan menyumbang hingga 10 sampai 15 persen. ‘’Angka itu sangat meyakinkan kemenangan HD-MY dalam Pilgub Juni 2018 mendatang,’’ tegas peneliti sosial politik ini.

Selain akan menambah elektoral, jelas Ardiansyah Chaniago, bergabungnya SO dan ESP mengentalkan branding HD-MY sebagai pemimpin yang sudah matang dan berpengalaman. Mengingat kolaborasi ke-empat tokoh tersebut, yaitu HD-MY, SO dan ESP sudah sama-sama pernah menjadi kepala daerah yang dikenal sukses dan berprestasi.

Apalagi selama mereka menjabat,  ke-empat tokoh tersebut dikenal dengan kebijakan-kebijakannya yang pro rakyat.

“Kolaborasi 4 tokoh sukses ini akan sangat mempengaruhi hasil Pilgub Sumsel 2018 mendatang.  Ini sangat menguntungkan pasangan HD-MY,’’ ujarnya.

Selain itu, tambah Ardiansyah, secara geopolitik, konstalasi 4 pasang dalam Pilgub Sumsel 2018 ini juga menguntungkan pasangan HD-MY. Mengingat basis-basis suara HD-MY, di OKU Raya  (OKUT, OKU dan OKUS) ditambah OKI, OI, Prabumulih, Muaraenim dan Palembang akan solid.

“Dugaan saya Pilgub Sumsel yang tinggal 5 bulan lagi, tidak akan berubah banyak dari hasil survey Desember 2017 lalu. Mengingat pergerakan-pergerakan politik para pasangan calon tidak akan bisa terlalu masiv karena dibatasi oleh peraturan KPU. Praktis hanya menyisakan waktu kampanye hanya sekitar 2 bulan saja,’’ paparnya.(*)

 

Related posts

Leave a Comment