Dua Hari Ops SAR,34 Jenazah Berhasil Dievakuasi Dari Bus Sriwijaya Yang Terjun Kesungai Lematang.

 

*Ops SAR Akan Terus Dilanjutkan Karena Masih Ada Laporan Warga Yang Kehilangan Anggota Keluarganya.

PAGARALAM ONLINE – Hingga Rabu ini (25/12/2019) Tim SAR gabungan terus  melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi terhadap para korban bus Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang yang diduga kuat masih ada yang terjebak didalam body bus naas tersebut.

Informasi yang diperoleh sejak hari pertama operasi SAR hingga pukul 15.00 WIB hari ini (Rabu 25/12).Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi sebanyak 34 jenazah dari dalam bus yang terendam air di aliran Sungai Lematang kota Pagaralama dimana berarti bertambah 6 orang jenazah penumpang sejak penutupan evakuasi hari pertama.

“Sebelum proses pencarian dihentikan kemarin, kami berhasil mengevakuasi satu korban. Dan, dalam proses pencarian hari ini, pada pukul 10.35 WIB, kami kembali berhasil mengevakuasi tiga korban lagi,” kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Palembang, Benteng Telau kepada awak media (25/12).

Dia mengatakan, ketiga korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Besemah Pagaralam. Sementara itu, untuk jenis kelamin dan nama-nama korban belum teridentifikasi.

“Sementara untuk hari ini ada tiga korban lagi yang kami evakuasi. Jumlah ini sesuai dengan laporan dari pihak keluarga korban yang melaporkan ke kantor Basarnas Palembang satu orang, dan kantor Basarnas Bengkulu dua orang. Jadi masih terdapat tiga korban dalam proses pencarian, dan hari ini berhasil kami evakuasi,”jelasnya.

Dia memastikan proses pencarian masih akan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan korban kembali bertambah. Terlebih, apabila masih ada dari keluarga korban melapor ke Basarnas.

“Cuaca dilapangan dan debit air sungai Lematang memang jadi kendala utamanya dari operasi ini namun kami masih terua akan melakukan proses pencarian. Kami telah membagi tugas terhadap seluruh unsur potensi SAR yang ada di lapangan, baik penyisiran alur Sungai Lematang maupun kembali dengan penyelaman,”pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.