Ditemukan Fakta Kecurangan,LSM LCK PAN Akan Adukan Proyek Pemukiman Kumuh Ke Pihak Berwajib

PAGARALAM ONLINE – Setelah pernah di beritakan sebelumnya soal keluhan tokoh masyarakat terkait proyek pembenahan dan pembangunan inprastruktur permukiman kumuh kota Pagaralam di kawasan Pagaralam Selatan tahun 2016.Terbaru Pagaralam Online mendapat informasi bahwa salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di kota Pagaralam akan mengadukan proyek tersebut kepada pihak berwajib terkait temuan serta dugaan kecurangan yang di lakukan oleh pihak pelaksana proyek.

Ditemui di kediamannya Sabtu (5/11/2016) Ketua LSM Lembaga Kontrol Keuangan dan Pembangunan Aset Negara (LCK PAN) Al Kahfi kepada Pagaralam Online menjelaskan bahwa berdasarkan hasil temuannya bahwa di lokasi pengerjaan proyek yang menurut informasi menelan dana sebesar Rp 6.227 Miliar yang berasal dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemepupera) tahun anggaran 2016 ditemukan dugaan kecurangan oleh pihak pelaksana berupa pemasangan plat duiker menggunakan besi bekas dan tidak menggunakan material batu sehingga cepat sekali rusak,kemudian pemasangan cone block untuk jalan setapak yang terkesan asal-asalan dan juga pembangunan proyek bukan pada sarana umum melainkan di lokasi milik pribadi salah satu warga.

“Kami menemukan fakta di lokasi bahwa pihak pelaksana pekerjaan melakukan dugaan kecurangan.Diantaranya material untuk pembuatan flat duiker di temukan menggunakan besi bekas sehingga cepat sekali mengalami kerusakan,kemudian jalan setapak yang cone blocknya sudah banyak miring dan juga dilokasi kita tidak menemukan adanya papan informasi proyek” ujarnya sembari mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah menerima laporan serta pengakuan warga setempat yang merasa kurang puas dengan hasil pekerjaan itu.

“Saya juga sudah mendengar langsung dari Junaidi Rauf salah satu pemuka masyarakat setempat yang merasa tidak puas dengan hasil pekerjaan proyek itu,ditambah lagi kita juga menemukan pihak pelaksana proyek membangun tembok penahan di lahan milik pribadi salah seorang warga dan bukan di peruntukkan untuk sarana umum ” tambahnya

Untuk itu dalam dekat Al Kahfi menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan temuannya ini kepada Penyidik Polres Pagaralam dan Penyidik Kejaksaan Negeri Pagaralam untuk segera mendalami apakah di lokasi tersebut masih terdapat kecurangan lain yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami sudah menyusun laporan berupa temuan-temuan di lapangan beserta dokumentasinya yang akan kita serahkan kepada pihak penyidik polres dan juga Kejari Pagaralam,” tegasnya

Seperti yang di beritakan sebelumnya salah seorang tokoh masyarakat Pagaralam Selatan, Junai Rauf mengeluhkan kondisi pekerjaan proyek pembangunan insprastruktur permukiman kumuh di kawasan Pagaralam Selatan yang menurut penilaiannya tidak sesuai dengan harapan masyarakat karena fisik bangunan yang baru saja selesai dikerjakan tersebut kini sudah banyak yang mengalami kerusakan dan tidak bisa dimanfaatkan oleh warga seperti plat duiker yang sudah jebol bahkan ada item pengerjaan yang dinilai tidak tepat sasaran karena dibangun bukan untuk sarana umum namun di tanah milik pribadi salah seorang warga setempat.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.