Dilanda Hujan Lebat Dan Angin Kencang,Warga Pagaralam Sempat Was Was

PAGARALAM ONLINE – Hampir beberapa hari belakangan ini cuaca ekstrem melanda kota Pagaralam,mulai dari hujan lebat yang sempat membuat beberapa kawasan kota terendam banjir hingga angin kencang yang membuat warga kawatir.

Kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini tentu saja membuat warga kota kawatir lantaran kontur kota Pagaralam yang bertebing dan masih banyak pepohonan yang cukup tinggi,sehingga di kawatirkan akan terjadi lonsor ataupun pohon tumbang akibat di terpah hujan lebat ataupun angin kencang.

Pantauan Pagaralam Online Senin (23/10/2017) hampir semuah kawasan kota Pagaralam hari ini dilanda angin kencang yang memgakibatkan warga di beberapa kawasan yang masih banyak terdapat pohon tinggi menjadi was was diantaranya Kecamatan Dempo Selatan, Dempo Utara, Dempo Tengah dan Pagaralam Utara.

Sultan (68) salah satu warga Talang Sawah mengatakan, cuaca seperti ini membuat dirinya takut. Pasalnya tepat disamping rumah miliknya terdapat pohon bambang yang tinggi.

“Angin kencang seperti ini membuat kami takut pohon itu akan tumbang,” ujarnya sambil menunjukkan sebuah pohon embacang (sejenis pohon buah mangga_red) yang cukup rindang dan tinggi disamping rumahnya

Senada dikatakan Santo (34) warga Desa Pelang Kenidai, tahun lalu rumahnya nyaris hancur tertimpa pohon kapuk yang tumbang akibat angin kencang. Tahun ini pihaknya sudah memotong semua pohon besar yang ada disekitar rumah miliknya.

“Tahun lalu bagian depan rumah saya hancur akibat tertimpa pohon tumbang. Setelah itu semua pohon yang ada disekitar rumah sudah saya potong agar saat musim angin kita tidak takut lagi,” katanya.

 

Kepala BPBD Kota Pagaralam, Herawadi mengatakan, pihaknya menghimbau semua masyarakat Kota Pagaralam untuk waspada dengan bencana alam. Pasalnya saat ini cuaca di Pagaralam sedang extrem.

“Kita Pagaralam ini memang salah satu kawasan rawan bencana. Jadi masyarakat diminta waspada terutama saat musim angin kencang seperti saat ini. Warga diminta menjauhi pohon-pohon besar,” imbaunya

Related posts

Leave a Comment