Diduga Pasal Ganti Rugi Lahan Yang Belum Clear,Warga Larang Pemkot Bersihkan Median Jalan.

PAGARALAM ONLINE – Pembatas (Median) jalan dua jalur lingkar barat di Kecamatan Pagaralam Utara saat ini dipenuhi rumput liar setinggi 2 meter hingga membuat kawasan tersebut nampak seram dan membuat para pelintas jadi tak nyaman.

Penyebab permasalahan ini saat di lakukan penelusuran oleh awak media ternyata di picu oleh belum beresnya persoalan ganti rugi lahan guna pembangunan jalan tersebut.

Kepada awak media, Mayuri (75) warga Desa Selibar Rt 01/04 Kecamatan Pagaralam Utara mengatakan pembatas jalan ini memang sengaja biarkan menjadi semak belukar dan pihaknya melarang siapapun yang mau membersihkanya sebab persoalan ganti rugi lahan miliknya yang masih belum selesai.

“dulu pihak Pemkot Pagaralam sudah pernah mau membersihkanya tapi tidak kami larang, karena kami kesal sebab tanah ini sebelumnya milik kami dan pasal ganti rugi belum kami terima dan kami hanya menerima janji-janji saja dan belum ada realisasinya hingga saat ini,”ungkapnya (Sabtu 02/03)

Dibeberkan Mayuri 2 tahun yang lalu pihaknya pernah berdialog dengan Dinas Pekerjaan Umum kota Pagaralam dan dijanjikan akan ada ganti rugi pembebasan lahan tetapi hingga saat ini pembayaran yang di janjikan belum juga di terima.

“Tanah ini dulu lahan sawah keluarga kami kemudian dibangun jalan oleh Pemkot sepanjang 104 Meter dan Lebar 9 Meter. Kami berharap Pemkot segera membayar ganti rugi lahan kami ini. ”tegasnya

Camat Pagaralam Utara Dadan mengatakan berdasarkan kutipan dari Rt setempat mengatakan memang benar jalan itu tidak di bersihkan dan menjadi semak belukar, hal ini disebabkan oleh permasalahan ganti rugi lahan yang belum tuntas.”terangnya kepada awak media.

Ronald pengguna jalan yang setiap hari melewati jalan ini mengatakan

” rumput ditengah jalan yang sudah tinggi ini sangat mengganggu pengelihatan, kalau tidak di bersihkan lama lama akan membahayakan pengendara yang melewati jalan ini.” Ucapnya

Berdasarkan pantauan dilapangan, lokasi pembatas jalan yang berdekatan dengan kantor Kecamatan Pagaralam Utara ini dibiarkan meninggi Kurang lebih dua meter, Sedangkan tanaman hiasan dibiarkan mati kekeringan. Rumput liar juga tumbuh subur di pinggir jalan dua jalur ini Persoalan lain jalan tidak dilengkapi drainase sehingga ketika turun hujan air masuk ke badan jalan sehingga membuat jalan sering tergenang air.

Related posts

Leave a Comment