HEADLINENASIONAL

Diduga Masih Ada Korban Terjebak Dalam Body Bus Po Sriwijaya, Tim Gabungan Terus Upayakan Evakuasi

PAGARALAM ONLINE – Proses evakuasi terhadap korban bus PO Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang yang jatuh terjun kedasar sungai Lematang Kecamatan Dempo Selatan kota Pagaralam, masih terus diupayakan oleh tim evakuasi gabungan.

Ben Telau, anggota Basarnas kota Pagaralam, mengungkapkan bahwa pihaknya menduga masih ada sebagian korban yang masih terjebak di dalam badan bis naas tersebut, sehingga upaya SAR akan terus lanjutkan.

“Data kami sudah 26 orang penumpang tewas serta 13 selamat yang sudah berhasil di evakuasi dan kami menduga kemungkinan masih ada korban terjebak didalam bis sebab berdasarkan informasi penumpang bis ini berjumlah 50 orang lebih,” ungkapnya (24/12).

Pantuan Pagaralam Online, tim evakuasi gabungan yang terdiri atas Basarnas kota Pagaralam, element TNI/Polri, Tagana BPBD kota Pagaralam dibantu masyarakat masih terus berupaya mencari korban di lokasi tersebut dengan metode penyelaman serta berusaha menepikan badan bus naas tersebut menggunakan tali tambang dan katrol.

Baca Juga  Susno Djuadji Curhat Penderitaan Petani dan Warga Dempo Selatan Akibat Kemarau.

Ditambahkan Ben Telau, untuk hari pertama evakuasi, pihaknya bersama element lain yang terlibat dalam operasi SAR ini memfokuskan pencarian dan penyelamatan diposisi jatuhnya bus, namun direncanakan akan juga melakukan upaya penyisiran disepanjang aliran sungai Lematang menggunakan perahu karet guna mengantisipasi jika ditengarai ada korban yang terhanyut kealiran sungai tersebut.

“Jika memang diperlukan akan ada operasi penyisiran di aliran sungai untuk menemukan para korban,” tambahnya .

Berdasarkan pengamatan di lokasi terjadinya musibah, banyak keluarga korban bertahan di lokasi pencarian untuk memastikan nasib dan kondisi keluarga mereka yang masih belum ditemukan.

“Masih 3 orang lagi keluarga kami yang belum ditemukan,” ucap salah seorang warga Kabupaten Bengkulu Tengah yang enggan disebutkan identitasnya kepada Pagaralam Online (24/12).

Sementara itu pantuan Pagaralam Online ruang jenazah RSUD Besemah kota Pagaralam, kerumunan keluarga korban masih berkumpul untuk melakukan identifikasi sementara sebagian lain berada diruang rawat zaal bedah untuk menjaga keluarganya yang selamat dan telah mendapat perawatan medis.

Baca Juga  Awal Agustus Maskapai Wings Air Buka Rute Palembang-Pagaralam PP Setiap Hari

Data terhimpun sementara 26 penumpang tewas dan 13 selamat, namun diduga kuat masih tersisa korban lainnya yang masih terjebak di dalam badan bus maupun hanyut di aliran sungai Lematang. Dugaan ini lantaran berdasarkan keterangan keluarga korban yang tidak mau disebutkan identitasnya saat melakukan pembelian dan pembayaran tiket bus, mereka mengetahui jika di tiket tersebut hanya menuliskan 1 orang nama penumpang padahal keluarganya yang berangkat berjumlah 5 orang.

“Keluarga kami yang naik dari loket bus jumlah 5 orang yakni ibu kami, anak, dan keponakan. Namun di tiket, hanya di tulis nama ibu kami saya, yang selamat hanya ibu kami sementara 4 lainya masih belum diketemukan,” pungkas sedih (24/12).

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close