Dewan Minta Provinsi Selesaikan Proyek Jembatan Alundua Yang Mangkrak

PAGARALAM—Anggota DPRD Kota Pagaralam, Kasno Pandri Tohari meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel bertanggung jawab atas terbengkalainya proyek pembangunan jembatan di Dusun Alundua, Kecamatan Pagaralam Utara. Ketua DPK PKPI Kota Pagaralam ini juga meminta agar Pemprov dan Pemkot Pagaralam tidak saling lempar tanggung jawab atas kegagalan proyek yang sudah terbengkalai sekitar 2 tahun ini.

“Atas nama masyarakat Pagaralam, khususnya warga Alundua, saya minta Pemprov Sumsel bertanggung jawab. Jangan justru saling lempar tanggung jawab dengan Pemkot Pagaralam. Kami minta proyek ini segera dituntaskan. Dengan kondisi saat ini justru masyarakat banyak dirugikan, jembatan belum jadi dan badan jalan rusak berat hingga tidak bisa dilalui kendaraan,’’ tegas Fandri kepada Pagaralam Online, Minggu (13/5).

Menurut anggota dewan dari Dapil Pagaralam Utara ini, sebaiknya antara Pemkot dan Pemprov Sumsel melakukan kordinasi kembali guna menuntaskan proyek jembatan Alundua yang merupakan paket proyek pembangunan Jalan Lintas Timur dari Simpang Aur Duri –Dusun Tanjung Aro Kecamatan Pagaralam Utara.

“Setahu kami dana pembangunan jembatan Alundua itu berasal dari bantuan gubernur. Namun bagaimana mekanisme penganggaran dan pekerjaaanya kami tidak mendapatkan laporannya,’’ ujar Fandri.

Warga Alundua Curhat ke Herman Deru

Seperti diketahui, sejumlah tokoh masyarakat Kota Pagaralam menyampaikan keluhan alias curhat kepada calon Gubernur Sumsel nomor urut 1, H. Herman Deru (HD). Mereka mengeluhkan sejumlah proyek Pemerintah Provinsi Sumsel yang ada di Kota Pagaralam mangkrak alias terbengkalai. Salah satu proyek terbengkalai itu adalah proyek pembangunan jembatan di Dusun Alundua, Kelurahan Alundua, Kecamatan Pagalam Utara.

“ Pak Herman Deru kalau bapak jadi gubernur nanti, tolong segera diselesaikan proyek jembatan di Dusun Alundua yang sudah lebih dari 2 tahun terbengkalai.  Warga merasa dirugikan karena sangat terganggu dengan jembatan yang tidak selesai itu. Jalan menjadi rusak dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan,’’ ungkap Tamzil, tokoh masyarakat Pagaralam didampingi sejumlah warga lainnya ketika bertemu Herman Deru usai kampanye dialogis di Dusun Pagaralam, Selasa (8/5).

Tamzil mengatakan, sudah hampir dua tahun proyek pembangunan jembatan di Jalan Lingkar Timur yang terletak di Dusun Alun Dua itu mangkrak. Sampai saat ini belum tahu kapan proyek milik Pemerintah Provinsi Sumsel itu akan dilanjutkan. Padahal uang miliyaran rupiah sudah dihabiskan.

“Menurut informasi terhentinya proyek tersebut lantaran dananya dialihkan untuk persiapan Asian Games 2018 di Palembang,’’ ujar Hasrul, warga Dusun Alundua.

Mangkraknya proyek jembatan di Dusun Alundua ini, kata Hasrul,  sangat dikeluhkan dan merugikan warga. Pasalnya akibat pengerjaan proyek tersebut, jalan yang selama ini dapat dilalui kendaraan menjadi rusak parah. Apalagi kondisi jalan adalah tikungan curam yang sangat membahayakan keselamatan penggunaka kendaraan bermotor yang melintas.

” Kami sangat dirugikan proyek jembatan yang entah kapan akan selesai ini. Lihatnya jalan di sini menjadi hancur seperti ini. Belum lagi kalau hujan jalannya menjadi licin.Sudah beberapa kali kecelakaan di jalan ini” tegas Hasrul.

Menurut Hasrul, warga tidak mengetahui secara persis alasan terhentinya proyek pembangunan jembatan tersebut. Namun menurut informasi dana proyek tersebut dialihkan untuk pelaksanaan Asian Games di Palembang.

“Inilah yang kami sesalkan mengapa kami warga Pagaralam yang dikorbankan” ujarnya.

Menurutnya, perwakilan warga sudah beberapa kali datang ke Kelurahan dan Pemkot Pagaralam untuk.menanyakan kelanjutan proyek jembatan tersebut. Namun pihak Pemkot menjawab bahwa itu adalah kewenangan gubernur, bukan kewenangan Walikota Pagaralam.

” Masyarakat sudah tahu bahwa proyek jembatan ini bukan tanggung jawab walikota. Karena itulah kami minta Pak Gubernur segera menyelesaikannya..Jangan tidak jelas seperti ini” harap Hasrul.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Herman Deru berjanji jika ditakdirkan menjadi gubernur, dirinya akan menuntaskan semua proyek provinsi Sumsel di Pagaralam yang terbengkalai. Apalagi proyek tersebut memang sangat ditunggu dan bermanfaat bagi masyarakat Pagaralam. “Insyaa Allah, jika terpilih menjadi gubernur, satu persatu proyek provinsi di Pagaralam yang terbengkalai akan kita tuntaskan,” tegas HD disambut tepuk tangan meriah dari ratusan tokoh masyarakat yang hadir.

 

Related posts

Leave a Comment