Desak Endikat Diperbaiki, Walikota Pagaralam Sudah 2 Kali Layangkan Surat

 

Februari 2018 Perbaikan Dimulai

PAGARALAM ONLINE, PAGARALAM—Kerusakan Jembatan Endikat yang banyak dikeluhkan warga , khususnya pengguna jalan mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Pagaralam. Bahkan, Walikota Pagaralam, Hj. Ida Fitriati Basjuni sudah dua kali melayangkan surat kepada Kepala  Balai Besar Pelaksanaan  Jalan Nasional V selaku pihak yang bertanggungjawab atas perbaikan jembatan tersebut.

Ida Fitriati yang dihubungi wartawan, Jumat (22/12)  menegaskan, dirinya merasa sangat prihatin dengan kondisi Jembatan Endikat yang makin hari kerusakannya makin parah. Apalagi belakangan ini sudah makin banyak masyarakat, khususnya pengguna jalan yang mengeluhkan kondisi jembatan Endikat yang berstatus jalan negara tersebut.

 

 

 

“ Kami sudah 2 kali melayangkan surat kepada Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V yang isinya mendesak agar jembatan Endikat segera diperbaiki. Mengingat jembatan  itu adalah jalur utama masuk dan keluar Kota Pagaralam. Kami mohon untuk segera diperbaiki,’’ tegas Ida Fitriati.

Ida mengungkapkan,  surat permintaan perbaikan Jembatan Endikat tersebut dilayangkan pada  4 Agustus 2017 dan disusul  dengan surat kedua tertanggal 14 November 2017 yang dilengkapi laporan teknis dan foto-foto kondisi kerusakan Jembatan Endikat yang sudah semakin parah.

“Kami mendesak pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk segera  melakukan perbaikan Jembatan Endikat  sebelum terjadinya kerusakan yang lebih parah lagi sampai mengakibatkan korban jiwa serta demi kelancaran transportasi  menuju dan dari Kota Pagaralam,’’ tandas Ida Fitriati.

Ida membantah adanya anggapan bahwa Pemkot Pagaralam tidak merespon keluhan warga sehingga kerusakan Jembatan Endikat tersebut belum juga diperbaiki sampai sekarang. “Saya terus monitor dan ikuti perkembangan Jembatan Endikat ini. Selain surat resmi ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V, secara informal saya juga menghubungi pejabat-pejabat penting di Sumsel dan nasional untuk mendorong percepatan perbaikan Jembatan Endikat tersebut.  Saya tidak tinggal diam, justru sayalah yang ingin paling cepat agar jembatan Endikat itu diperbaiki, karena masyarakat Pagaralam yang paling besar kena dampaknya, “ jelas Ida.

Ida mengatakan, dirinya memahami bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V harus mengikuti mekanisme penggunaan APBN yang membutuhkan waktu sebelum dilaksanakannya perbaikan Jembatan Endikat tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan informasi bahwa 26 Desember 2017 ini sudah dilakukan tender oleh pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V dan  sekitar Februari 2018 sudah pelaksanaa perbaikan sudah dimulai. Saya mohon masyarakat sedikit bersabar. Insyaa Allah semuanya akan berjalan lancar,’’ harap Ida.

Dihubungi secara terpisah, Jumat (22/12), anggota DPRD Kota Pagaralam, Dessy Siska mengatakan , pihaknya juga sudah melaporkan dan berkordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V membahas kondisi Jembatan Endikat tersebut. Dari beberapa pertemuan tersebut disepakati bahwa awal tahun 2018 mendatang  pemrintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Negara V akan memperbaiknya.

“Pemkot dan DPRD Kota Pagaralam sudah satu suara mendesak pemerintah pusat agar segera memperbaiki Jembatan Endikat yang kondisinya sudah semakin parah tersebut,’’ tegas politisi Partai Gerindra ini.

Dessy berharap rencana perbaikan Jembatan Endikat yang akan dimulai Februari 2018 mendatang tidak akan tertunda. Mengingat kerusakan jembatan sudah semakin parah dan berpotensi menyebabkan  terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

“DPRD Kota Pagaralam juga akan terus mendesak dan mengawal untuk memastikan perbaikan Jembatan Endikat sesuai rencana,’’ tandas Dessy.

Menanggapi adanya gerakan masyarakat yang menggalang dana Peduli Endikat, Ida Fitriati mengatakan, gerakan tersebut adalah bentuk kepedulian yang harus dihormati dan dihargai. Namun demikian, Ida berharap masyarakat dapat sedikit bersabar dan menyerahkan kepada pemerintah yang bertanggung jawab untuk memperbaiki Jembatan Endikat tersebut.”Sebenanya ini hanya soal mekanisme penggunaan anggaran di pemerintah saja. Sehingga terkesan lamban,” ujar Ida.

Related posts

Leave a Comment