Breaking News; Tim SAR WANADRI, Temukan Sesosok Mayat Dikawah Dempo

 

*Evakuasi Akan Dilakukan Untuk Identifikasi.

PAGARALAM – Pencarian oleh tim SAR gabungan terhadap dua orang warga Kabupaten Muara Bungo, Jambi, yang diduga hilang saat mendaki gunung Dempo resmi dihentikan pada tanggal 31 Oktober lalu setelah 15 hari melakukan pencarian namun tidak berhasil menemukan kedua pendaki tersebut.

Terbaru tim SAR dari WANADRI yang masih bertahan untuk melakukan monitoring diseputar kawasan puncak gunung berapi Dempo menemukan diduga kuat sesosok mayat diareal dasar kawah gunung yang berjarak sekitar 300 meter kebawah dari bibir kawah.

Dilansir dari sripoku.com, Minggu (3/11/2019) menyebutkan, penemuan mayat ini pertama oleh Indra dan Wahyudi. Keduanya saat melakukan pencarian dikawasan timur mencurigai ada warna biru muda dikawasan kawah api Dempo yang mereka duga ada pakaian seseorang dan setelah dipastikan melalui teropong Indra dan Wahyudi memastikan bahwa itu memang sesosok mayat yang tergelak di dasar kawah.

“Benar tim Wanadri Indra dan Wahyudi yang melaporkan bahwa mereka menemukan mayat yang ada dikedalaman 300 meter dari bibir Kawah Gunung Api Dempo,” ujar koordinator Wanadri Fandi alias Otek (3/11)

Diceritakannya,sesosok mayat tersebut pertama dicurigai hanya berupa plastik biru saja,namun saat dilihat menggunakan tropong terlihat jelas jika itu merupakan mayat manusia.

“Karena lokasinya curam dan tinggi tidak bisa sampai kelokasi mayat. Tapi saa dilihat menggunakan tropong tampak jelas itu sesosok mayat,” jelasnya.

Rencananya tim pencari hari ini akan langsung melakukan evakuasi dan telah mempersiapkan perlengkapan evakuasi yang diperlukan.

“Namun kita belum bisa memastikan apakah mayat ini merupakan salah satu dari dua pendaki yang kita cari,” tegas Otek.

Diberitakan sebelumnya,dua orang asal Kabupaten Muara Bungo Jambi yakni Fikri (19) dan Jumadi (26) dikabarkan hilang kontak dengan keluarganya sejak 15 Oktober lalu saat mendaki gunung Dempo.

Tim SAR gabungan telah melakukan operasi penyisiran dan pencarian selama 15 hari namun hanya menemukan barang-barang yang diduga kuat milik para pendaki tersebut namun tidak berhasil menemukan pemiliknya sehingga operasi pencarian dihentikan pada 31 Oktober lalu.

Dengan temuan oleh tim WANADRI, walau belum bisa dipastikan bahwa sesosok mayat tersebut adalah salah satu dari pendaki yang hilang namun nampaknya operasi SAR akan resmi dilanjutkan untuk melakukan penyisiran dan pencarian ulang kedua pendaki yang hilang tersebut.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.