Berdalih Ajak Nonton Orgen Didusun Mingkik,Gadis Lekung Daun Malah Digilir 5 Pemuda.

PAGARALAM ONLINE – Hari ini Kamis 29 November 2018,Kapolres Pagaralam AKBP Tri Saksono Puspo Aji Sik Msi menggelar press release kepada media terkait pengungkapan kasus asusila yang menimpa gadis dibawah umur warga Lekung Daun Kecamatan Tanjung Tebat yang terjadi pada Minggu 18 November lalu disebuah rumah di kawasan dusun Muara Tenang kota Pagaralam.

Dalam press release ini,Polres Pagaralam menghadirkan 5 orang pelaku yakni IK (19) dan PBR (22) warga dusun Mingkik,BLG (22) warga dusun Muara Tenang,RVL (18) warga dusun Tanjung Menang dan NND (22) warga Pendopo Empat Lawang.

Dalam keterangan kepada awak media,AKBP Tri Saksono menjelaskan bahwa penangkapan ke 5 pelaku asusila ini atas laporan dari keluarga korban kepada Polres Pagaralam,dimana dalam laporan tersebut “Bunga” (nama disamarkan) umur 16 tahun warga Lekung Daun Kecamatan Tanjung Tebat mengaku telah di cabuli oleh ke 5 tersangka pada Minggu lalu (18/11).

“Hari ini kami melakukan press release kasus asusila dimana kelima tersangka sudah kita hadirkan di depan dengan korbannya Bunga bukan nama sebenarnya warga Lekung Daun Lahat,”ujar AKBP Tri Saksono.

Kronologis kejadian yang menimpah korban Bunga ini menurut keterangan AKBP Tri Sakono di dampingi Iptu Acep Yuli Sahara adalah pada hari Minggu (18/11) korban Bunga di jemput oleh salah satu pelaku di rumah bibinya di dusun Lekung Daun dengan maksud ingin menonton organ tunggal di dusun Mingkik.Namun sesampainya disana oleh pelaku korban malah di ajak ke salah satu rumah di kawasan dusun Muara Tenang dan di ajak masuk dalam sebuah kamar dan di setubuhi.Selesai menyebuhi korban lalu masuk empat orang tersangka lain dan ikut menyetubuhi korban secara bergiliran.

“Korban sempat mencoba menyelamatkan diri dengan melompat dari jendela namun berhasil dikejar oleh salah satu pelaku dan usai melampiaskan nafsu bejat mereka lalu korban di antar pulang ke dusunnya,”beber AKBP Tri Saksono kepada awak media.

Usai di antar pulang kerumah,korban lalu menceritakan yang baru saja menimpanya pada keluarganya yang kemudian langsung melaporkan kejadian ini kepada Polres Pagaralam yang bergerak cepat meringkus para pelaku.

”Semua pelaku beserta barang bukti di antaranya sepeda motor merk Yamaha Jupiter Z nomor polisi BG 2192 WG, satu stel pakaian korban kita kita amankan sebagai barang bukti kejahatan dan kepada para tersangka ini akan kenakan pasal 81 (ayat 1 dan 2) Undang undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo UU Nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun kurungan “,terang Kapolres Pagaralam (29/11)

Related posts

Leave a Comment