Beberapa Titik Api Mulai Terpantau Dikota Pagaralam,Semak Belukar Dikawasan Bandara Atung Bungsu Ikut Terbakar!

PAGARALAM ONLINE – Dampak musim kemarau yang sudah hampir 5 bulan belakangan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik dikawasan Kota Pagaralam.Bahkan kawasan Bandara Atung Bungsu pun tak luput dari musibah ini.

Sabtu (21/9/2019) sore kawasan semak belukar diareal Bandara Atung Bungsu mulai terbakar.Hal ini membuat petugas dari Pemadam Bencana Kebakaran (PBK) harus berjibaku melakukan pemadaman. Pasalnya kabakaran lahan mulai masuk dikawasan zona X Bandara Atung Bungsu yang membuat petugas gabungan yang terdiri petugas PBK,Tagana,SAR,TNI/POLRI,BPBD harus berjibaku selama 12 jam untuk memadamkan api.

Informasi yang dihimpun menyebutkan puluhan titik api sudah terjadi dikawasan Kota Pagaralam dan sekitarnya seperti semak belukar kawasan Simpang Embacang Dempo Tengah,hutan lindung di Tanah Pilih dan beberapa kawasan lain.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencaba Daerah (BPBD) Kota Pagaralam,  Ezzer Fitrian membenarkan jika kawasan lahan di Bandara Atung Bungsu mulai terbakar. Bahkan api sudah masuk kekawasan bandara.

“Kemarin sore lahan dikawasan Bandara terbakar. Kejadian pada pukul 17.00 WIB dan baru bisa dipadamkan sekitar pukul 24.00 WIB hampir 12 jam berjibaku memadamkan api pasalnya ada puluhan hektar lahan dan hutan yang terbakar dikawasan kecamatan Dempo Selatan,”terangnya (22/09)

Polres Pagaralam melalui AKBP Trisaksono Puspo Aji SIK Msi saat memimpin apel gabungan waspada Karhutla beberapa waktu lalu menegaskan akan menindak tegas serta tidak memberikan toleransi bagi siapapun yang sengaja melakukan pembakaran lahan guna membuka lahan pertanian maupun perkebunan pasalnya tindakan itu sangat merugikan lingkungan juga sangat mempengaruhi kesehatan warga.

“Kecuali karena faktor alam maka kebakaran hutan maupun lahan yang dilakukan oleh oknum warga akan mendapat tindakan tegas dari kami,”tegasnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu kondisi serta kwalitas udara kota Pagaralam masih terpantau aman walaupun kabut asap masih bisa terlihat dengan kasap mata diduga berasal dari daerah lain.

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.