Baru Keluar Penjara,Wiko Warga Nendagung Kini Harus Berurusan Dengan Polisi Lagi

PAGARALAM ONLINE – Berdalih tak ada uang untuk menebus handphonenya yang sedang tergadai,Wiko Aditiya (18) remaja warga Nendagung ini nekat melakukan aksi kejahatan. Akibat ulahnya dia (Wiko_red) kemarin (28/8/2016) sekitar pukul 17.00 Wib diringkus unit reskrim Polsek Pagaralam Selatan ketika sedang nongkrong di kawasan simpang Empat Nendagung.

Informasi yang dihimpun Pagaralam Online penangkapan tersangka Wiko, atas laporan Suci Muliasari (17) warga Dusun Pagar Bumi Rt 5 Rw 2, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara karena telah menjadi perampasan dan penganiayaan yang terjadi pada 18 Agustus silam dikawasan Alun-Alun Selatan Kota Pagaralam.

Menurut keterang petugas kepolisian modus kejahatan yang dilakukan tersangka,adalah dengan cara mengincar korbannya (Suci_red) yang ketika itu sedang nongkrong di kawasan alun-alun sambil memegang handphone.Melihat ada kesempatan Wiko bersama seorang rekannya bernama Pebri yang kini buron turun dari motornya dan langsung merampas Hp korban.
Merasa hartanya hendak dirampas korban pun melawan.melihat korbannya mencoba melawan Wiko kemudian mendorong dan memukul korban hingga tersungkur,dan kemudian kabur bersama barang rampasannya.

Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi Sik didampingi Kapolsek Pagaralam Selatan Iptu Subra melalui Kanit Reskrim, Bripka Dodi kepada Pagaralam Online membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) a.n Wiko ini.

“Tersangka kita tangkap setelah dilakukan pengembangan atas ciri-ciri pelaku dari keterangan korban. Selain Wiko seorang lagi rekannya atas nama Pebri kini masih dalam pengejaran,” ungkap Dodi seraya mengatakan tersangka merupakan residivis curanmor yang sempat mendekam di Lapas Lahat beberapa waktu lalu.

Sementara itu Wiko mengaku dirinya nekat melakukan aksi perampasan terhadap korban lantaran terdesak uang untuk menebus Handphonenya yang tergadai.

“Aku jual handphone itu lima ratus ribu untuk nebus Hp aku yang tergadai,” ujarnya

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.