HEADLINENASIONALPEMERINTAHAN

Bantuan Dan Dukungan Moral Untuk Uli Dan Haza Terus Mengalir,Namun Belum Dari Pemerintah Daerah

PAGARALAM ONLINE – Sejak diberitakan di beberapa media baik cetak maupun online,bantuan serta dorongan moral mulai mengalir dari para dermawan buat Uli Lisma Dewi (12) dan Haza Afifah (6) dua orang kakak beradik warga Gunung Dempo Kelurahan Gunung Dempo yang menderita penyakit thalasemia dan Leukimia.

Pantuan Pagaralam Jum’at (18/8),warga maupun komunitas ramai berdatangan untuk memberi bantuan serta dukungan moral untuk buah hati pasangan Paryanto (34) dan Yenni Marlena (32) ini.Ada yang menyalurkan bantuan melalui rekening kerabat terdekat dan banyak juga yang mendatang membesuk kerumah.Bahkan ada dermawan yang enggan disebut identitasnya sanggup memfasilitasi dan menyiapkan kendaraan jika keluarga ini ingin melakukan pengobatan ke palembang.

Informasi yang didapat Pagaralam Online.Bantuan serta dukungan moral kepada keluarga Paryanto selain dari para dermawan,Kemarin (Jumat 18/8) komunitas Huge dan Give pimpinan Dewi M Darman beserta anggota,juga komunitas moto aventure Trapas,bahkan ibu-ibu arisan mendatangi kediaman Paryanto untuk melihat langsung kondisi kesehatan Uli yang baru saja pulang berobat di Palembang,sementara adiknya Haza masih menjalani perawatan Kemoterapi di salah satu rumah sakit di Palembang untuk melawan penyakitnya.

Baca Juga  Hanura : HDMY Paling Ideal Untuk Pimpin Sumsel

Ketua Komunitas H & G Dewi M Darman menuturkan,begitu mengetahui apa yang dialami Uli dan Haza serta kondisi ekonomi keluarganya melalui pemberitaan,komunitasnya langsung berinisiatif membesuk ke kediaman keluarga ini untuk melihat langsung kondisi kesehatan Uli dan Haza serta mendengarkan kesulitan yang dialami keluarga ini.

“Begitu membaca berita tentang Uli dan Haza,kami langsung ingin memberikan bantuan sebagai bentuk simpati kepada keduanya.Terutama karena kami dengar juga keluarga ini berasal dari keluarga berpenghasilan rendah.Miris mendengar dan melihatnya.Kami harap adek Uli dan Haza diberi kesembuhan oleh Allah SWT dan bisa beraktifitas layaknya anak-anak lainnya,”ujarnya (18/8)

Namun hingga diturunkan,informasi yang di himpun Pagaralam Online (19/8),belum terdengar adanya perhatian pemkot Pagaralam untuk kedua penderita,walaupun penderita sudah di fasilitasi oleh BPJS namun setidaknya pemerintah daerah bisa mencarikan solusi lain semisal membawa kedua penderita ini rumah sakit khusus kanker bagi anak untuk mendapat perawatan yang lebih intensif dengan peralatan yang lebih canggih.Bahkan ada salah satu netizen yang mengimformasikan bahwa ada yayasan yang khusus menangani kasus kanker anak dan bekerjasama dengan yayasan medis dari luar negeri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close