Bagi Para Bacaleg,Mau Tahu Anda Duduk Dikursi Legislatif Atau Tidak? Begini Cara Mengetahuinya

PAGARALAM ONLINE – Bagi anda-anda yang akan maju sebagai calon anggota legislatif 2018 seharusnya faham bagaimana metode baru cara perhitungan perolehan suara untuk menentukan apakah anda akan akan duduk sebagai angota legislatif atau tidak pada April 2019 mendatang.

Menurut Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Pagaralam,untuk menentukan hasil perolehan jumlah kursi para calon anggota legislatif maupun partai peserta pemilu pada 2019 mendatang menggunakan metode perhitungan baru yakni metode Sainte league.

Ketua KPUD kota Pagaralam Boy Arcan mengatakan bahwa metode perhitungan Sainte League memakai metode perhitungan yang berbeda dan tidak lagi menggunakan angka Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) seperti pada tahun 2014 lalu.

Boy menjelaskan konversi perolehan suara legislatif tahun 2019 ini menggunakan metode pembagi 1,3,5,7 dimana total perolehan satu partai akan dibagi 1 kemudian 3,5 dan seterusnya untuk memenuhi kuota kursi legislatif pada satu daerah pemilihan (Dapil).

“Perhitungan perolehan kursi legislatif tidak lagi menggunakan angka BPP tapi metode Sainte Leaugue,dengan bilangan pembagi 1,3 dan seterusnya,dimana total perolehan suara suatu partai akan di rangking kemudian dibagi menurut metode diatas untuk menentukan jumlah perolehan kursinya,”bebernya (30/07/2018)

Berikut contoh perhitungan rekapitulasi perolehan jumlah kursi legislatif berdasarkan metode Sainte Leaugue:

Jika dalam satu dapil ada alokasi 7 kursi misalnya, pada dapil tersebut:

1. partai A total meraih 28.000 suara
2. Partai B meraih 15.000
3. Partai C meraih 10.000
4. Partai D meraih 6.000 suara.
5. Partai E 3000 suara.

Maka kursi pertama didapat dengan pembagian 1.

1. Partai A 28.000/1 = 28.000.
2. Partai B 15.000/1 = 15.000
3. Partai C 10.000/1 = 10.000
4. Partai D 6.000/1 = 6.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Jadi kursi pertama adalah milik partai A dengan 28.000 suara.

Untuk kursi ke 2,
Dikarenakan A tadi sudah menang di pembagian 1.
Maka berikutnya A akan dibagi 3, sedangkan yang lain masih dibagi 1.

Perhitungan kursi ke-2 adalah:

1. Partai A 28.000/3 = 9.333
2. Partai B 15.000/1 = 15.000
3. Partai C 10.000/1 = 10.000,
4. Partai D 6.000/1 = 6.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Maka kursi ke 2 adalah milik partai B dengan 15.000 suara.

Sekarang kursi ke 3,

A dan partai B telah mendapatkan kursi dengan pembagian 1, maka mereka tetap dengan pembagian 3, sedangkan suara partai lain masih dengan pembagian 1.

Maka perhitungan kursi ke 3 adalah:

1. Partai A 28.000/3 = 9.333.
2. Partai B 15.000/3 = 5.000,
3. Partai C 10.000/1 = 10.000
4. Partai D 6.000/1 = 6.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Maka disini kursi ke 3 milik partai C dengan 10.000 suara.

Perhitungan suara untuk kursi ke 4, A , B dan C telah mendapat kursi dengan pembagian 1, maka mereka akan masuk ke pembagian 3.

1. Partai A 28.000/3 = 9.333
2. Partai B 15.000/3 = 5.000
3. Partai C 10.000/3 = 3.333
4. Partai D 6.000/1 = 6.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Maka kursi ke 4 adalah milik A dengan 9.333 suara.

Masuk ke kursi ke 5,

Partai A sudah mendapat kursi hasil pembagian suara 1 dan 3, maka selanjutnya A akan dibagi 5, B dan C dibagi 3,sementara D dan E masih pada pembagian 1.

Penghitungan kursi ke 5 adalah:

1. Partai A 28.000/5 = 5.600.
2. Partai B 15.000/3 = 5.000
3. Partai C 10.000/3 = 3.333
4. Partai D 6.000/1 = 6.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Maka partai D mendapatkan kursi ke 5 dengan 6.000 suara.

Kursi ke 6, A dibagi 5. B,C dan D dibagi 3, dan E masih dibagi 1.

1. Partai A 28.000/5 = 5.600.
2. Partai B 15.000/3 = 5.000.
3. Partai C 10.000/3 = 3.333
4. Partai D 6.000/3 = 2.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Disini A kembali mendapat kursi, karena suaranya ada 5.600.

Sedangkan perhitungan kursi terakhir, A mendapatkan pembagian 7, karena pembagian 1,3 dan 5 telah menghasilkan kursi.

Maka perhitungan kursi ke 7 adalah:

1. Partai A 28.000/7 = 4.000
2. Partai B 15.000/3 = 5.000.
3. Partai C 10.000/3 = 3.333
4. Partai D 6.000/3 = 2.000
5. Partai E 3.000/1 = 3.000

Maka partai B mendapat kursi terakhir dengan 5.000 suara.

Maka rekapetulasi akhir perolehan kursi legislatif adalah:

– PARTAI A MEMPEROLEH 3 KURSI

– PARTAI B MEMPEROLEH 2 KURSI

– PARTAI C MEMPEROLEH 1 KURSI

– PARTAI D MEMPEROLEH 1 KURSI

– PARTAI E TIDAK MEMPEROLEH KURSI

Related posts

Leave a Comment