Asfan Fikri Sanaf Didapuk Jadi Ketua Presidium Kabupaten Besemah.

PAGARALAM ONLINE – Laju rencana penggabungan kota Pagaralam dengan 10 Kecamatan lain disekitarnya oleh Presidium Kabupaten Besemah nampaknya semakin serius.

Dalam peresmian susunan presidium yang dilaksanakan di gedung kantor pusat Bank Sumsel Babel kota Palembang pada Rabu (04/09) lalu di dapuk sebagai ketua presidium adalah Asfan Fikri Sanaf putra asli Besemah yang merupakan anak tokoh pejuang kemerdekaan almarhum Kapten Sanaf,kemudian keanggotaan lain diantaranya Arudji Kartawinata bersama koleganya sesama mantan legislator asal Besemah,sejumlah praktisi hukum,akademisi dan pakar budaya.

Dalam press releasenya usai pengesahan susunan presidium itu,Asfan Fikri Sanaf melalui Arudji Kartawinata mengatakan,pihaknya (Presidium Kabupaten Besemah_red) akan mulai menyusun agenda kegiatan diantaranya mengadakan diskusi publik serta seminar-seminar tentang rencana pendirian Kabupaten Besemah, berkonsultasi dengan beberapa pihak diantara Kementrian Dalam Negeri,Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga berkoordinasi dengan pemerintahan daerah khususnya Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam.

Dijelaskannya Arudji,rencana Presidium Kabupaten Besemah ini bukanlah hal baru dan tidaklah suatu hal yang muluk-muluk untuk di wujudkan dimana pada 2007 lalu dikatakannya Bupati Kabupaten Lahat Harunata sudah merestui rencana Kabupaten Besemah dengan rela melepaskan 5 Kecamatannya yakni Kecamatan Tanjung Sakti PUMU/PUMI,Kecamatan Jarai,Pajar Bulan dan Muara Payang.

Hal yang membuat rencana pendirian Kabupaten Besemah ini semakin terbuka lanjut Arudji selain dukungan dari berbagai elemen masyarakat maupun unsur pemerintahan adalah rencana ini tidak terkendala Moratorium (penghentian sementara_red) Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh pemerintah pusat karena Kabupaten Besemah itu nantinya bukan terklasifikasi daerah otonomi baru (DOB) tapi merupakan rencana penggabungan beberapa kecamatan disekitar kota Pagaralam menjadi suatu wilayah yang lebih luas dan peningkatan status dari kota menjadi kabupaten dan oleh sebab itu hal ini tidak bertentangan dengan perundang-undangan maupun aturan yang ada.

“Keuntungannya dengan perluasan wilayah serta peningkatan status dari kota menjadi kabupaten maka akan memudahkan pelayanan umum bagi masyarakat contohnya bagi warga Tanjung Sakti,Jarai area juga bagi warga Kota Agung dan sekitarnya dimana dengan pemilihan kota Pagaralam sebagai induk atau pusat pemerintahan akan memotong jarak tempuh bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan umum maupun pelayanan publik dari pemerintah daerah kemudian dengan perluasan kawasan dan daerah administratif maka sumber pendapatan daerah pun otomatis akan meningkat dimana dengan status kabupaten yang berisi banyak desa maka pemerintah daerah baru ini nantinya tidak perlu lagi membiayai pembangunan di kawasan pedesaan lantaran sudah mendapat jaminan pendanaan dari pemerintah pusat melalui program dana desa yang telah di undang-undangkan ditambah program-program pendanaan lain yang secara langsung dapat diperoleh tanpa harus mengemis ke pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat dimanfaatkan untuk sektor lain semisal bantuan modal usaha bagi masyarakat atau program bermanfaat lainnya,”bebernya (05/09)

Untuk merealisasikan cita-cita pembentukan Kabupaten Besemah lanjut Arudji,presidium akan langsung bekerja setelah pelantikan presiden dan para menteri pada Oktober mendatang.

“Setelah pelantikan Presiden dan para menteri-menteri,Presidium akan mulai road show untuk mewujudkan misi ini,”tambahnya

Sementara itu politisi partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang juga menjabat ketua tetap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pagaralam Jeni Sandiah kepada Pagaralam Online beberapa waktu lalu menilai positip wacana serta rencana pendirian Kabupaten Besemah,dimana menurutnya dampak positip ini akan dapat dirasakan bagi warga yang selama ini secara geografis bersebelahan langsung namun terpisah secara administratif dengan kota Pagaralam yakni warga di kawasan-kawasan yang direncanakan akan di gabungkan akan mendapat kemudahan untuk mendapatkan akses pelayanan publik serta administrasi pemerintahan juga demi pemerataan pembangunan.

“Kabupaten Besemah jika memang bisa di bentuk akan berdampak baik untuk masyarakat yg menjadi bagian dari 9 kecamatan yg diusulkan,yakni Jarai, Sukamerindu, Pajar Bulan, Muara Payang, Tanjung Sakti PUMU, Tanjung Sakti PUMI, Kota Agung, Tanjung Tebat Dan Mulak terutama kecamatan yg secara geografis melalui Kota Pagar Alam.Kependudukan mereka terdata di Kabupaten Lahat sehingga semua urusan yg berkaitan dengan pemerintah harus ke Ibukota Kabupaten yg memang agak jauh untuk di jangkau.Secara pembangunan dan peningkatan perekonomian pun begitu,diharapkan dengan adanya pembentukan Kabupaten Besemah masyarakat di dalamnya akan mendapatkan pembangunan dari segala lini secara lebih merata dan mencapai sampai kebagian yg sulit terjangkau oleh pemerintah daerah Lahat selama ini,”ungkapnya beberapa waktu lalu.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.