Armansah : Pasangan Kepala Daerah Harus Harmonis dan Sinergis

Mengenal Cawawako, Ir, Armansah, MM

Guru, Dosen dan Politisi

SEBELUM aktif di politik praktis dan menjadi anggota legislatif, sosok Ir. Armansah, MM dikenal sebagai seorang guru dan dosen. Usai menggondol gelar Insinyur Pertanian dari Universitas Negeri Bengkulu (Unib) tahun 1989, Armansah yang dilahirkan di Pagaralam 7 Agustus 1962 ini balik ke kampungnya, Kota Pagaralam. Pria bersahaja ini   mengabdikan dirinya menjadi guru di SMA Yaspa Jaya Pagaralam dan Sekolah Menegah Teknologi Pertanian (SMTP) Pagaralam .

Tidak hanya itu, pada tahun 1994, Arman-begitu sapaannya—juga ditarik menjadi dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Serelo Lahat dan STIE Lembah Dempo Kota Pagaralam.  Karirnya menjadi dosen cukup moncer hingga dipercaya menjadi Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan dan Kabag Penelitian di STIE Serelo Lahat.  Bahkan,  Arman pernah dikirim  studi banding ke Malaysia dan Singapura.

Bagi Arman, menjadi guru sekaligus dosen adalah panggilan jiwanya. Memang sejak kecil, Arman begitu mengagumi profesi guru yang mulia tersebut. Karena itulah, meskipun sudah sekitar 13 tahun menjadi anggota DPRD Kota Pagaralam, profesi sebagai dosen  tidak ditinggalkannya sampai saat ini.

“Siapapun tidak akan bisa sukses tanpa peran guru. Karena itu saya sangat mengagumi dan memuliakannya. Itulah yang kemudian  membuat saya tertarik menjadi guru sekaligus dosen,’’ ujar Arman

Sebagai akademisi, Arman kadangkala tidak bisa menghindari dari kegiatan-kegiatan berbau politik. Apalagi dirinya sering dimintai pendapat dan kajian akademis /ilmiah oleh para pejabat daerah dan pengurus partai politik (parpol) ketika menyusun sejumlah program kerja.   Berawal dari seringnya bersinggungan dengan dunia politik itulah, Arman mulai tertarik dan kemudian terjun langsung ke dunia politik. Sebagai akademisi, Arman mempelajari apa hakikat dan tujuan politik itu sesungguhnya.

“Sesungguhnya tujuan politik itu begitu mulia, yaitu  meraih kekuasaan untuk membantu masyarakat banyak. Kekuasaan politik itulah yang bisa membuat kebijakan-kebijakan dan program yang bertujuan mewujudkan kesejahteraan msayarakat,’’ papar Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sumsel ini.

Selain itu, kata Arman, dalam berpolitik, dirinya selalu memegang prinsip dan menjalankan hadist Rasulullah Muhammad SAW yang diriwayatkan Thabrani dan Daruqthni , yang menyatakan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak bermanfaat bagi masyarakat.  Landasan spiritual dan moral itulah yang dijadikan Arman sebagai tujuanberkarir sebagai politisi. Baginya, semakin luas kekuasan yang diperoleh, maka semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.

“Jadi sederhanya tujuan berpolitik itu sesungguhnya untuk menolong masyarakat. Semakin luas kekuasaan politiknya, maka semakin banyak masyarakat yang bisa ditolong dan merasakan manfaatnya,’’ papar anak ke-4  pasangan almarhum Ansori dan almarhumah Rohama ini.

Selama sekitar 13 tahun (2004 – 2017)  menjadi anggota DPRD Kota Pagaralam, Arman mengaku belum dapat optimal membantu dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Masih banyak usulan-usulan masyarakat yang diwakilinya, belum dapat ditanggapi dan dilaksanakan. Hal tersebut bukan lantaran  dia tidak peduli, melainkan kewenangannya sebagai anggota legislatif  masih sangat terbatas.

Bersedia Mendampingi Buk Ida

Karir politik Arman terus berjalan.  Sebelumnya, dia tidak pernah menyangka akan menjadi Calon Wakil Walikota Pagaralam periode 2018-2023 mendampingi petahana Walikota Pagaralam dr. Hj Ida Fitriati Basyuni, Mkes yang akan kembali mencalonkan diri.  Arman mengungkapkan, sebenarnya ada beberapa kandidat yang mengajaknya untuk berpasangan, namun ditolaknya lantaran tidak sreg dan tidak percaya sepenuhnya terhadap kemampuan dan integritas kandidat tersebut.

“Ketika Buk Ida Fitriati mengajak berpasangan, barulah saya bersedia, karena saya tahu persis kemampuan dan integritas kepemimpinan beliau. Pagaralam butuh pemimpin cerdas, trengginas dan benar-benar ingin membangun dan memajukan Pagaralam, ‘’ tegas Arman.

Menurut Arman, kebijakan dan program-program pembangunan yang dijalankan Buk Ida bukan sekedar menggenjot pembangunan fisik semata, melainkan juga banyak membangun mental spiritual, yaitu pembangunan keagamaan dan moral masyarakat.

“Perda Baca Tulis Alquran, Perwako pembatasan hiburan organ tunggal merupakan bagian kecil dari kebijakan yang bertujuan pembangunan mental spiritual masyarakat. Begitupula perhatian terhadap para ustad, majelis taklim, pembangunan masjid dan lainnya yang juga sangat tinggi,’’ papar suami Suhartini, SE ini.

Arman menilai, Buk Ida telah sukses membangun Kota Pagaralam. Hal tersebut dibuktikan dengan sekitar 29 penghargaan tingkat regional dan nasional yang diraih Kota Pagaralam dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Selain itu survey dari sejumlah lembaga survey kredibel menunjukkab bahwa tingkat kepuasan masyarakat Kota Pagaralam terhadap kepemimpinan Buk Ida cukup tinggi diatas 70 persen.

“Ini artinya masyarakat Kota Pagaralam menginginkan agar program-program pembangunan yang sudah , sedang dan akan dilakukan oleh Buk Ida saat ini dilanjutkan lagi.  Jadi saat ini masyarakat Pagaralam sudah cerdas dan menginginkan agar yang sudah baik selama ini dilanjutkan,’’ tegas ayah dari delapan anak ini.

Arman menegaskan, sejak awal berpasangan, dirinya berkomitmen untuk membantu Buk Ida . Segenap pikiran dan tenaganya akan dicurahkan untuk membantu Buk Ida membangun Kota Pagaralam.

“ Banyak contoh pasangan kepala daerah pecah kongsi di tengah jalan karena ambisi-ambisi pribadi.  Namun saya tegaskan bahwa saya sepenuhnya akan membantu Buk Ida jika kami diberikan  amanah nantinya. Kami ingin hubungan pasangan kepala daerah yang harmonis dan sinergis,’’ tegas peraih gelar Master Menejemen dari Universitas Bandar Lampung ini.

 

BIO DATA

 

Nama                         : Ir. Armansah, MM

Tempat/ Tgl Lahir  : Pagaralam/ 7 Agustus 1962

Jabatan                     : Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sumsel

Riwayat Pekerjaan :

  1. Guru SMA Yaspa Jaya (1989 – 1992)
  2. Guru SMTP Pagaralam (1989 – 1994)
  3. Dosen STIE Serelo Lahat ( 1994 – sekarang)
  4. Dosen STIE Lembah Dempo Kota Pagaralam ( sampai sekarang)
  5. Anggota DPRD Kota Pagaralam (2004 – 2017)

Riwayat Organisasi

  1. Wakil Ketua DPC PBB Lahat
  2. Bendahara DPC PBB Kota Pagaralam
  3. Ketua DPC PBB Kota Pagaralam
  4. Ketua DPW PBB Sumsel
  5. Ketua Pengcab Pertina Kota Pagaralam
  6. Pengurus TP Sriwijaya
  7. Ketua IKA Gumay Kota Pagaralam
  8. Pengurus DPP Jurai Besemah
  9. Pengurus IKA Besemah

Related posts

Leave a Comment