Aliifa Homestay Pagaralam Paling Dicari

Kebanjiran pesanan, dua pekan sebelum Lebaran sudah fullbooked

PAGARALAM—Momentum hari libur dalam rangka perayaan Lebaran Idhul Fitri 1438 Hijriah tahun 2017 ini telah dimanfaatkan wisatawan untuk datang ke Kota Pagaralam. Selama sepekan ini, puluhan ribu warga memadati sejumlah tempat wisata di kota sejuk tersebut. Beberapa destini wisata yang menjadi favorit adalah kawasan resort wisata Gunung Gare, Tugu Rimau, Air Terjun Cuhup Embun dan Cuhup Mangkok,hutan bambu, Dempo Park, greed paradise dan kawasan Lematang.
Derasnya arus wisatawan yang datang ke Kota Pagaralam ini diakui sejumlah pengusaha hotel dan homestay di Pagaralam. Bahkan, pemilik Aliifa Homestay Pagaralam, Hj. Puspita Dewi mengakui cukup kewalahan melayani permintaan tamu yang ingin menginap di Allifa Homestay yang terletak di Dusun Pagaralam (Duspa), Kecamatan Pagaralam Utara tersebut.
“Sepekan sebelum dan sesudah lebaran, Allifa Homestay sudah fullbooked. Namun masih saja banyak tamu yang datang langsung .Terus terang kami sempat kewalahan karena kamar sudah tidak ada lagi. Namun, demi kenyamanan para tamu, akhirnya sebagian kami salurkan ke rumah-rumah keluarga dan kenalan . Alhamdulillah akhirnya semua teratasi,’’ ungkap Hj. Puspita Dewi kepada Pagaralam Online, Senin (3/7).

Pengusaha yang akrab dipanggil Pipi ini mengatakan, peluang usaha homestay di Kota Pagaralam cukup menjanjikan. Mengingat potensi wisata di daerah kaki Gunung Dempo ini sungguh luar biasa. Apalagi saat ini Pemkot Pagaralam sudah makin gencar membangun dan mempromosikan obyek-obyek wisata di Pagaralam.
“Iklim investasi di Pagarlam sangat kondusif dan prospek. Tinggal lagi dibutuhkan inovasi dan kreativitas untuk mengangkat potensi wisata yang luar biasa di Pagaralam ini,’’ ujar owner Aliifa Cakeshop ini.
Menurut Pipi, usaha bisnis homestay yang baru sekitar 6 bulan digelutinya ini cukup mendapatkan respon positif. Mengingat saat ini jumlah hotel dan penginpan di Pagaralam masih terbatas. Sehingga tidak mampu menampung arus kunjungan wisata yang membludak pada saat-saat tertentu, misalnya lebaran, tahun baru dan acara-acara besar yang dilaksanakan di Pagaralam.
“Homestay menjadi pilihan bisnis yang sangat menjanjikan . Para wisatawan dapat menginap dengan harga murah namun mendapat tempat nyaman ,’ ujar alumnus Fakutas Pertanian Unsri ini.

Mengenai tarif, Pipi menjelaskan, Aliifa Homestay Pagaralam yang terdiri dari 4 kamar tidur ini memasang argo sebesar Rp 1 juta per malamnya. Namun juga melayani jika hanya ingin menyewa kamar yaitu Rp 200.000 per malam untuk kamar ukuran besar dan Rp 150.000 untuk kamar ukuran kecil. Disebutkan, setiap kamar tidur dilengkapi dengan kamar mandi standar hotel. Aliifa Homestay yang berlokasi di Dusun Pagaralam, depan SMA Yaspa Jaya, Kecamatan Pagaralam Utara ini juga dilengkapi ruang tamu, ruang keluarga, dapur dan ruang makan . Lokasi homestay sangat strategis karena hanya 5 menit dari pasar Dempo Permai dan Alun Alun Utara Kota Pagaralam. Reservasi dapat melalui telpon dan WA 085838227470 dan 08137370723.
“Saat ini reservasi juga dapat dilakukan secara online booking.com,. Sehingga sangat mudah dan cepat,’’ ujar Pipi.

Dia menegaskan, usaha homestay yang digelutinya ini sangat mendukung upaya Pemkot Pagaralam untuk mengembangkan sektor pariwisata yang memang menjadi andalan Pagaralam. Apalagi saat ini Pemkot Pagaralam sedang gencar membangun fasilitas pendukung pariwisata, termasuk memperbanyak jadwal penerbangan di Bandara Atung Bungsu ke Palembang dan Jakarta.

Related posts

Leave a Comment