Ada Wisatawan Mengaku Diserang Harimau Saat Berkemah Diareal Tugu Rimau,Pemkot Pagaralam Himbau Pengunjung Untuk Waspada.

 

PAGARALAM ONLINE – Heboh penampakan harimau dikawasan perkebunan teh gunung Dempo tepatnya diareal eks lapangan landing paralayang kota Pagaralam mengharuskan warga maupun wisatawan yang akan mengujungi kawasan wisata ini harus waspada.

Kapolres Pagaralam melalui media ini menghimbau serta meminta warga maupun wisatawan untuk sementara waktu untuk tidak mengunjungi kawasan perkebunan teh khususnya menuju kawasan tugu rimau.

“Untuk sementara sampai keadaan benar aman kami himbau warfa maupun pengunjung untuk tidak berkemah dikawasan ini utamaya diareal tugu rimau,”tegas Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIK MH (16/11).

Penampakan harimau dikawasan wisata kebun teh gunung Dempo ternyata telah memakan korban,dimana salah seorang wisatawan asal Sekayu mengaku diserang hewan buas ini saat tengah berkemah dikawasan tugu rimau dini hari tadi (Sabtu 16/11)

Mengkonfirmasi kebenaran informasi ini,dilansir Palembang Tribun News,Anca salah seorang karyawan RSUD Besemah kota Pagaralam membenarkan informasi ada pasien yang mengalami luka dibagian wajah dan dirawat mengaku diserang oleh hewan buas ini (Harimau_red)

“Saya sudah konfirmasi kepada dokter jaga UGD malam tadi dan membenarkan pasien tersebut mengalami luka diwajah mengaku diserang harimau,”ujar kepada Palembang Tribun News (16/11).

Hal serupa diceritakan oleh Jonsi (43) salah seorang warga yang malam tadi sempat melihat warga Sekayu tersebut saat dirawat di ruang UGD RS Besemah kota Pagaralam.

Kepada Pagaralam Online,Jonsi membenarkan bahwa dia sempat ngobrol dengan salah seorang teman korban penyerangan harimau,dimana menurut keterangan yang dia (Jonsi_red) dengar bahwa korban diserang harimau saat berkemah dikawasan tugu rimau.

“Malam tadi saya sempat melihat korban yang dirawat di UGD,dan menurut keterangan orang yang mengantarnya mereka asal Sekayu dan diserang harimau saat berkemah di tugu rimau,”terangnya (16/11)

Mendapat informasi ini,baik walikota dan wakil walikota Pagaralam menegaskan akan mengkoordinasikan kejadian ini kepada Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam dan untuk sementara waktu menghimbau warga maupun wisatawan untuk tidak mengunjungi kawasan tugu rimau sampai keadaan telah dinyatakan aman.

“Kami himbau masyarakat untuk berhati-hati dan untuk penanganan situasi ini kami akan berkoordinasi dengan BKSDA,”sampai keduanya (16/11).

 

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.