Begini Cara Warga Dusun Pagaralam Atasi Masalah Sampah.

PAGARALAM ONLINE – Tergerak melihat kondisi permasalahan sanitasi lingkungan utamanya soal penanganan sampah sisa rumah tangga oleh pihak terkait yang dinilai belum maksimal,membuat warga Dusun Pagaralam berinisiatif melakukan gerakan “Sanitasi Masyarakat Mandiri”.

Gerakan sanitasi masyarakat mandiri yang dimaksud adalah dengan melakukan penanganan sisa sampah rumah tangga dilingkungan dusun tersebut menggunakan alat berupa motor roda tiga yang dilengkapi dengan bak penampungan sampah bantuan dari Pemkot Pagaralam guna memungut dan mengangkut sampah untuk kemudian dibuang ditempat pembuangan sampah sementara.

Juansyah (40) yang ditunjuk oleh masyarakat dusun Pagaralam untuk menjadi operator sanimas mandiri ini menjelaskan bahwa dirinya setiap pagi sekira pukul 07.00 WIB berkeliling dari rumah kerumah menjemput sampah sisa rumah tangga warga dusun Pagaralam menggunakan motor roda tiga ditambah peralatan lain seperti gerobak sorong untuk memungut sampah dirumah-rumah warga yang tidak bisa dilalui oleh motor roda tiga yang berukuran cukup besar ini.

“Setiap jam 7 pagi saya berkeliling dusun dan memungut sampah dari rumah kerumah yang kemudian saya buang ke bak besar penampungan sampah sementara disimpang masjid agung itu,”jelasnya (5/10)

Sementara itu,Lurah kelurahan Pagaralam, Insri Komari didampingi ketua RT 04 Dusun Pagaralam menjelaskan bahwa setelah mendapat bantuan motor roda tiga atas prakarsa redaktur berita www.pagaralam-online.com dan dinas Lingkungan Hidup kota Pagaralam,pihaknya mengadakan rapat dengan warga kampung untuk menentukan area kerja sanimas mandiri ini serta besaran iuran sampah yang akan dibebankan kepada warga masyarakat dan setelah dicapai kata sepakat lalu kemudian operator sanimas mandiri mulai rutin menjalankan tugasnya memungut dan mengangkut sampah sisa rumah tangga warga Dusun Pagaralam.

“Alhamdulillah atas prakarsa pak Taufik kami dapat bantuan motor roda tiga untuk memungut dan mengangkut sampah dilingkungan warga kami dan untuk jasa operator sampah serta biaya perawatan motor roda tiga tersebut kami memungut iuran sebesar 5 ribu rupiah yang dibebankan kepada warga yang dikoordinir oleh rt dan rw setempat dan berkat adanya program inisiatif ini,lingkungan dusun Pagaralam terlihat dan terpantau lebih bersih dan sehat,”bebernya sembari menghimbau agar warga kelurahan Pagaralam untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan utamanya ke aliran sungai ataupun keselokan.(5/10)

Related posts

Leave a Comment