Buk Ida  Tegaskan Pentingnya Pendidikan Berkarakter

 

 

PAGARALAM ONLINE. Walikota Pagaralam, dr Hj Ida Fitriati Basjuni MKes, untuk kedua kalinya melakukan silaturahim sekaligus berpamitan kepada kalangan guru, sehubungan dengan masa tugasnya sebagai walikota Pagaralam akan berakhir bulan April 2018 mendatang, Kamis (18/’18).  Guru-guru  PAUD, SD/MI, SMP/MTs, dan SMU/SMK yang dipamiti Hj Ida Fitriati kali ini adalah yang bertugas di Kecamatan Dempo Utara, Dempo Tengah dan Dempo Selatan.

Acara silaturahim dilaksanakan di aula utama, Sekolah Dasar (SD) Model, di kawasan Gunung Gare, Kecamatan Dempo Utara. Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagaralam Drs Marjohan Derah MPd, Ketua PGRI Kota Pagaralam H Holidi SPd, para kepala sekolah, serta ratusan guru. Dalam sambutannya, Hj Ida Fitriati menuturkan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pendidikan, mungkin tidak akan menjadikan seseorang menjadi terkenal atau kaya.

“Yang pasti, pendidikan akan mencetak manusia-manusia yang berkarakter. Dan insan-insan yang berkarakter itulah yang dibutuhkan oleh daerah yang sedang berkembang seperti Kota Pagaralam ini,” kata Ida Fitriati.Hj Ida Fitriati menambahkan, sebagaimana yang terjadi di kota-kota lain, saat ini di Kota Pagaralam sedang terjadi pergeseran nilai-nilai dari bentuk “kota pertanian” menjadi “kota jasa”. Indikatornya antara lain terlihat dari angka hasil pertanian masyarakat yang menurun, hampir sebanyak 30 %, sementara peningkatan pendapatan masyarakat diperoleh dari sektor jasa, terutama pariwisata seperti tingkat hunian hotel, serta segenap anasir penunjangnya.

“Untuk mengantisipasi fenomena ini, jelas dibutuhkan manusia-manusia berkarakter. Bukan manusia-manusia yang mencari kerja, tetapi manusia-manusia yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” tandas Ida Fitriati.

Menyinggung soal akan berakhirnya masa tugas sebagai walikota Pagaralam, Hj Ida Fitriati, sekali lagi mohon pamit. “Ada pepatah mengatakan, datang tampak muka pulang tampak punggung. Artinya datang secara baik-baik, begitupun sebaiknya pergi secara baik-baik pula,” kata wanita walikota pertama Kota Pagaralam itu.“Saya mohon maaf bila selama menjadi walikota – baik secara pribadi maupun kedinasan tindakan-tindakan saya dirasa kurang berkenan. Sebagai manusia, saya tentu tidak luput dari kesalahan. Untuk semua itu saya memohon maaf sedalam-dalamnya,” Hj kata Ida Fitriati.

Ketua PGRI Kota Pagaralam H Holidi SPd mengungkapkan, selama lima tahun terakhir, perhatian Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati terhadap dunia pendidikan, terutama kalangan pendidik atau guru sangat tinggi. Hal tersebut tercerminkan dari dukungan alokasi dana APBD terhadap sektor pendidikan. Demikian pula perhatian terhadap kalangan pendidik, terutama PGRI.

“Hubungan yang baik dan sinergis antara Pemkot Pagaralam dan PGRI ini harus senantiasa dibina demi kemajuan pembangunan pendidikan di Kota Pagaralam,’’ tegasnya.

Related posts

Leave a Comment