4 Pelaku Perampok Yang Menewaskan Darul Kutni Jalani Gelar Perkara Di Kejari Pagaralam

PAGARALAM ONLINE – Masih ingat kasus perampokan yang disertai dengan pembunuhan sadis yang menimpah Darul Kutni (49) seorang tauke kopi warga dusun Bandar Kecamatan Dempo pada sekitar Agustus 2017 lalu.

Hari ini (Jumat 26/01/2018) Kejaksaan Negeri (Kejari) kota pagaralam melakukan gelar perkara kasus ini setelah sebelumnya sudah dilakukan oleh Polda Sumsel beberapa waktu lalu.

Pantauan Pagaralam Online,empat para tersangka yang berhasil ditangakap tim Jatanras Polda Sumsel dan Polres Pagaralam semuanya dihadirkan kembali untuk di mintai keterangan seputar kronologis perampokan yang di lakukan oleh eko riyadi(39) warga jalan tebat serai manna,Misgianto alias belawong  (31) warga Dusun IV Desa Tri Tunggal Bentayan Kayu Agung, dan Gusti Komang Sujana (41) warga Desa Lubuk Seberuk Kabupaten Oki  dan saparudin warga desa sira pulau klip kecamatan Rantau Slai Kabupaten Ogan Ilir (OI)  yang dikenal dengan Belawong CS ini.

Menurut pengakuan para tersangka ini selain di kota Pagaralam,mereka total sudah melakukan perampokan serupa sebanyak 21 kali di tempat yang berbeda seperti lampung, komering,lahat,bengkulu dan beberapa wilayah lainnya.

Kepada awak media,kepala Kejaksaan Negeri kota Pagaralam H.Jaja di dampingi kasi pint  Agustinus Gabriel rante ubleew,SH saat press release mengatakan tujuan para tersangka di hadirkan di Pagaralam untuk melengkapi berkas tahap II setelah di limpahkannya berkas dari kepolisian ke Jaksa penuntun umum (JPU).

“Kegiatan ini adalah rangkaian proses hukum bagi para pelaku lantaran lokasi kejadian perkaranya diwilayah kota Pagaralam,”ujar H.Jaja sembari menjelaskan nanti para tersangka ini akan di mengikuti sidang di kota pagaralam sesuai dengan tkp perampokan dan para tersangka ini nanti juga akan di sidangkan di tempat lain karena menurut keterangan mereka sudah melakukan perampokan sebanyak lebih dari dua puluh kali barang bukti yang yang di amankan satu buah balok berukuran 3 meter satu buah pistol mainan,satu buah pistol amunisi ,empat buah HP merk Nokia, peluru yang masih aktif sebanyak 39 butir ,satu buah tas, tali buat ikat anak korban, dan barang bukti lain nya pasal yang di gunakan untuk menjerat tersangka akan di kenakan pasal 338,380,365 (26/01)

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada sekitar Agustus 2017 lalu,telah terjadi perampokan disertai pembunuhan yang mengakibatkan Darul Kutni meninggal dunia akibat ditembak oleh para perampok ini,dimana empat dari tujuh pelaku sudah berhasil dibekuk dan tiga tersangka lagi yang sampai saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian dan masuk dalam Daptar Pencarian Orang (DPO)

 

Related posts

Leave a Comment