12 Tahun dan 2 Miliar Untuk Entong Si Bandar Sabu

PAGARALAM ONLINE – Setelah melalui beberapa kali proses persidangan,akhirnya Jonson alias Entong si bandar Sabu yang di sebut-sebut terbesar untuk wilayah kota Pagaralam di vonis hakim 12 tahun penjara dan denda 2 Miliar.

Dalam persidangan,majelis hakim menilai Entong sah dan meyakinkan sudah melakukan tindak pidana peredaran Narkoba sehingga harus di hukum,sementara dua rekan Entong lain juga di ganjar hukuman penjara namun dengan vonis yang berbeda.Dimana Citra diganjar 11 tahun dan denda 2 Miliar serta Sumarto 9 tahun penjara dan denda 2 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Kajari Pagaralam, Ranu Indra SH, melalui Kasi Pidum, Alven SH, didampingi Willy Pramudya, selaku JPU dalam perkara Narkoba ini mengatakan, sidang perkara Narkoba dengan tiga terdakwa ini sudah vonis dengan hukuman yang berbeda dari majelis hakim di PN Kota Pagaralam.

“Vonis majelis setelah pertimbangan di persidangan, mereka dengan hukuman berbeda. Entong divonis sesuai dengan tuntutan JPU, kesatu Primer, Pasal 114 ayat 1 dan junto132 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkoba, dan kedua primer Pasal 3 jonto Pasal 10 UU RI No.8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sementara, Citra dan Sumarto divonis masing-masing 11 tahun dan 9 tahun, lebih ringan dari tuntutan 12 tahun dan 10 tahun dengan denda sebesar Rp 2 miliar subsider 6 bulan,” ujarnya.

Diakuinya, untuk tuntutan dalam perkara terdakwa Entong CS dijerat pasal berlapis, yakni UU penyalahgunaan Narkoba dan money laundry (TPPU, red). Mengenai lebih ringannya putusan Citra dan Sumarto, atas pertimbangan pelaku utamanya adalah Jonson alias Entong. “Pada sidang vonis, sejumlah barang bukti yang sebelumnya disita, ada beberapa barang bukti berupa emas tidak disita (dikembalikan, red), fakta persidangan terbukti barang tersebut bukan hasil kejahatan, dan merupakan warisan orangtua terdakwa atas keterangan saksi meringankan yang dihadirkan di persidangan,” ulasnya.

Keputusan majelis yang diketuai Martin Helmi SH, didampingi hakim anggota, Budi Dharma SH dan Seli SH diterima oleh ketiga terdakwa dan tidak keberatan. “Terdakwa menerima keputusan majelis,” ulasnya seraya mengatakan, sejumlah barang bukti yang disita oleh penyidik dalam perkara ini sebagai rampasan untuk negara.

Sekedar mengingatkan, pengusutan kasus Narkoba Entong CS ini ditangani tim 16 (Timsus) Polres Pagaralam sejak akhir Juli lalu. Yang kemudian P21 dilimpahkan barang bukti ke Kejari Kota Pagaralam.

Sementara barang bukti yang dilimpahkan ke Jaksa, berupa uang bernilai ratusan juta dengan berbagai pecahan, perhiasan emas, seperti kalung, gelang, dan cincin yang sudah dicek keasliannya, belasan handphone, 8 unit motor, satu unit mobil Toyota Kijang, termasuk belasan buku tabungan, BPKB kendaraan bermotor serta dokumen berharga lainnya, seperti sertifikat tanah dan bangunan juga dilimpahkan.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.